Dukung Swasembada Pangan Nasional, BULOG Bima Siap Gaspoll Serap Hasil Panen Petani Sesuai HPP

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Bima, Alfan Ghazali, saat menyampaikan kesiapan BULOG Bima untuk Gaspoll menyerap Gabah Petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500/Kg guna mendukung Swasembada Pangan Nasional tahun 2026.

Pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Bima, Alfan Ghazali, saat menyampaikan kesiapan BULOG Bima untuk Gaspoll menyerap Gabah Petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500/Kg guna mendukung Swasembada Pangan Nasional tahun 2026.

SUMBAWAPOST.com| Bima- Perum BULOG Kantor Cabang Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan kesiapan penuh untuk menyerap hasil panen petani secara langsung sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Daerah.

“Siap gaspoll menyerap hasil panen petani di wilayah kerja kami, yakni Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu,” ucap Pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Bima, Alfan Ghazali, kepada media ini, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, penyerapan gabah langsung dari petani di lapangan merupakan bentuk nyata peran strategis BULOG dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Program tersebut menargetkan capaian Seluruh Indonesia (Selindo) sebesar 4 juta ton setara beras pada tahun 2026.

Baca Juga :  Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah

“Penyerapan gabah hasil panen petani langsung di lapangan sebagai komitmen dan peran BULOG untuk mendukung program swasembada pangan nasional pemerintah dengan target Seluruh Indonesia (Selindo) sebanyak 4 juta ton setara beras pada Tahun 2026 ini. Prinsipnya kami akan terus mendukung agenda besar Pemerintah mewujudkan swasembada pangan secara nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Alfan menegaskan bahwa Perum BULOG Bima siap membeli hasil panen petani secara langsung sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan pemerintah. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga di tingkat petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Empat Program Unggulan FESyar KTI 2026 Disiapkan Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal

“Harga Pembelian Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp 6.500,-/Kg,” katanya.

Adapun ketentuan Harga Pembelian Gabah Kering Panen (GKP) tersebut berlaku dengan tiga syarat utama, yaitu:

1. Gabah Kering Panen (GKP) petani segala kualitas (Any Quality).

2. Gabah telah memasuki masa panen.

3. Menunjukkan Surat Pernyataan yang ditandatangani Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bahwa GKP telah memasuki masa panen.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru