DPRD NTB Aji Maman Gagas Gerakan Tanam 19 Ribu Bibit Kemiri Pulihkan Hutan Bima dan Cegah Banjir Tahunan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD NTB Muhamad Aminurlah

Anggota DPRD NTB Muhamad Aminurlah

SUMBAWAPOST.com | Bima- Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhamad Aminurlah atau akrab disapa Aji Maman, menggaungkan gerakan penanaman bibit pohon kemiri secara berkelanjutan sebagai langkah konkret memulihkan hutan yang kian kritis dan mencegah bencana banjir yang tiap tahun melanda Pulau Sumbawa.

Aji Maman menekankan, penanaman bibit kemiri tidak bisa ditunda hingga musim panas. “Gerakan ini harus dimulai sekarang. Kemarin sudah dialokasikan 19 ribu bibit kemiri untuk sejumlah wilayah di Bima, termasuk Parado, Labitu, dan Wawo,” ujar Politikus PAN ini saat dihubungi media ini. Selasa (20/01/2026).

Politisi asal Bima ini menegaskan, kerusakan hutan di kawasan pegunungan dan daerah aliran sungai menjadi faktor utama banjir dan longsor.

Baca Juga :  ASN Cantik Eks Dinas Perindustrian Tersangka Korupsi Masker Rp12 Miliar Akhirnya Digiring ke Sel Polresta Mataram

“Mengembalikan fungsi hutan kemiri di setiap kawasan gundul adalah keharusan. Ini bukan sekadar menjaga ekologi, tapi juga masa depan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Selain menjaga keseimbangan lingkungan, pohon kemiri juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Biji kemiri bisa menjadi komoditas ekspor unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam kunjungannya ke sejumlah desa di Bima, Aji Maman menemukan pembabatan hutan mencapai 800 hektare. Ia menilai, jika kondisi ini dibiarkan, bencana akan terus berulang.

“Saya turun langsung ke gunung dan melihat sungai-sungai kita. Pembabatan hutan makin meluas, dan kalau dibiarkan, bencana akan terus datang,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD NTB ‘Ngebidik’ Gubernur, Aji Maman: Dekat Menteri dan Presiden Tak Berguna Kalau Program dan Duit Tak Ada Buat Daerah

Aji Maman mendorong program distribusi bibit kemiri secara berkala di seluruh desa rawan. Ia menekankan peran aktif masyarakat agar program ini bukan sekadar aksi simbolis, tetapi menjadi gerakan ekonomi hijau.

“Kita jaga alam, tapi juga dapat nilai tambah ekonomi dari hasilnya. Ini bisa jadi simbol kebangkitan ekologi sekaligus ekonomi masyarakat Bima,” katanya.

Dengan inisiatif ini, Aji Maman berharap gerakan tanam kemiri massal dapat meningkatkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di masa depan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB