Ditargetkan Jadi Kawasan Agrowisata, Desa Tepal Ditanami 2.500 Pohon Kopi dan Durian

Avatar

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat saat Safari Penanaman Pohon tahap ke-7 di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Senin (12/1/2026), sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan kawasan agrowisata

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat saat Safari Penanaman Pohon tahap ke-7 di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Senin (12/1/2026), sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan kawasan agrowisata

SUMBAWAPOST.com | Sumbawa- Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi hijau. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Safari Penanaman Pohon tahap ke-7 yang dipusatkan di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Senin (12/1/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP.

Kegiatan ini diikuti Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta masyarakat Desa Tepal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon kopi arabika di kebun mini SDN Tepal, yang dirangkaikan dengan peluncuran program Siswa Inovatif, Terampil, dan Peduli Lingkungan Menuju Generasi Mandiri (SITEPAL GRA). Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Jarot berharap seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga para siswa, dapat merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang.

Baca Juga :  Pj Gubernur dan Kapolda NTB Melakukan Gerakan Tarian Sasambo Di HUT Bhayangkara Ke-78

Bupati menegaskan bahwa pelestarian hutan dan lingkungan hidup merupakan aspek krusial bagi keberlangsungan Kabupaten Sumbawa. Ia menyebut Kecamatan Batulanteh sebagai jantung Pulau Sumbawa yang harus dijaga bersama.

Menurutnya, kerusakan hutan akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama ketersediaan air dan keberlanjutan sumber daya alam. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan praktik illegal logging agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jarot juga mengungkapkan bahwa Desa Tepal ditargetkan menjadi kawasan agrowisata di Kabupaten Sumbawa. Pada Safari Penanaman Pohon kali ini, sebanyak 2.500 pohon ditanam, terdiri dari kopi, kemiri, sengon laut, dan durian.

Baca Juga :  Ngantor ke Jakarta Demi Rakyat! Bupati Sumbawa Seruduk Kementerian PU, Tagih Janji Infrastruktur

“Pelestarian hutan dan sumber mata air harus berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian dan ekonomi lokal. Pengembangan komoditas unggulan seperti kopi dan kemiri menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, program penanaman pohon akan terus dilanjutkan sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa.

Usai kegiatan penanaman pohon, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Baznas Sumbawa menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada Masjid Nurul Iman Desa Tepal. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi perbaikan fasilitas tempat wudhu dan toilet masjid.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru