KTI Lombok Tengah Gugat Ketua KNPI Baihaqi: Rekam Jejak Dinilai Mandul, PSSI NTB Tak Boleh Jadi Arena Cuci Nama

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Lombok Tengah-
Dinamika jelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTB semakin memanas. Dalam waktu dekat, PSSI NTB dijadwalkan menggelar pemilihan ketua baru. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Baihaqi yang saat ini menjabat sebagai Ketua KNPI NTB menjadi salah satu kandidat yang maju dalam bursa calon Ketua PSSI NTB.

Langkah tersebut langsung menuai reaksi keras dari sejumlah aktivis kepemudaan. Salah satunya datang dari Sekretaris Karang Taruna Indonesia (KTI) Kabupaten Lombok Tengah, Kemas M. Assajazi, yang memberikan kritik tajam terhadap pencalonan Baihaqi.

“Kami menilai selama Baihaqi menjabat sebagai ketua KNPI NTB sama sekali belum memiliki gebrakan dalam mengakomodir kepentingan pemuda. Kiprahnya sebagai ketua KNPI hanya simbolis, dan belum mampu menjadi wadah yang representatif bagi OKP,” ungkap Kemas Assajazi. Jum’at (28/11/2025), dalam keterangan yang diterima media ini.

KTI Lombok Tengah menegaskan bahwa sikap kritis yang disampaikan bukan untuk memperkeruh suasana, tetapi sebagai dorongan agar tata kelola organisasi kepemudaan di NTB dapat diperbaiki. Mereka mendesak KNPI NTB untuk berbenah, terutama dalam hal transparansi anggaran serta komunikasi dengan OKP.

Baca Juga :  Kantongi 30 Suara Dukungan, Baihaqi Siap Pimpin Asprov PSSI NTB dengan Energi Anak Muda

“KNPI adalah rumah besar pemuda. Karena itu, penting untuk menghadirkan transparansi, program nyata, dan komunikasi yang baik dengan seluruh OKP yang menjadi bagian di dalamnya,” tegasnya.

Menurut Kemas, keputusan Baihaqi untuk mencalonkan diri sebagai Ketua PSSI NTB tidak berangkat dari rekam jejak kepemimpinan yang kuat, melainkan lebih pada ambisi pribadi.

“Langkah Baihaqi yang mencalonkan diri sebagai ketua PSSI NTB adalah atas ambisi kekuasaan semata, tanpa menilai dirinya pantas atau tidak,” ujarnya.

Lebih jauh, Kemas menyampaikan evaluasi keras terhadap kinerja Baihaqi selama memimpin KNPI NTB.

“Jangankan mengurus PSSI, selama menjabat sebagai ketua KNPI saja dia tidak becus mengakomodir kepentingan pemuda. Harusnya dia berkaca, selama dia memimpin KNPI dia tidak punya prestasi sama sekali,” jelasnya.

Baca Juga :  Kejati NTB Periksa Ali Usman Ahim, Kader Prabowo yang Tengah Maju Rebut Kursi Ketua Asprov PSSI

Selain mempertanyakan kapabilitas Baihaqi, Kemas Assajazi juga menyinggung soal transparansi penggunaan anggaran kepemudaan. Ia mendesak penegakan hukum agar memastikan tidak ada penyalahgunaan dana hibah yang diterima KNPI dari Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

“Kami juga mendesak Kejati NTB untuk segera menerbitkan surat perintah penyelidikan atas laporan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Dispora dan Ketua KNPI NTB (Baihaqi),” tegasnya.

Kemas menilai terdapat indikasi kuat adanya penyimpangan pengelolaan dana kepemudaan tersebut. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas agar anggaran yang bersumber dari APBD benar-benar dialokasikan bagi program yang menyentuh kebutuhan pemuda.

Dengan pernyataan keras ini, KTI Lombok Tengah menegaskan posisi mereka bahwa integritas dan rekam jejak menjadi syarat mutlak bagi siapa pun yang ingin memimpin PSSI NTB. Mereka berharap proses Musprov berjalan bersih, objektif, dan benar-benar mempertimbangkan kepentingan pembinaan sepak bola NTB.

Berita Terkait

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan
Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB
Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya
DPRD NTB Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Potensi PAD Bertambah Rp160 Miliar
PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan
Ketua DPRD Isvie Rupaeda: Kebangkitan Nasional Jangan Berhenti Jadi Seremoni, NTB Harus Bangkit dari Kemiskinan hingga Krisis Moral
Menteri Ara Puji Terobosan BSN di NTB, Kredit Rumah Kini Lebih Berpihak ke Rakyat Kecil
Truk Molen Diduga Over Tonase Hancurkan Jalan Selong Belanak, APPM-NTB Kecam dan Siap Hadang Jalan
Berita ini 398 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:10 WIB

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:30 WIB

Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:49 WIB

Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:45 WIB

DPRD NTB Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Potensi PAD Bertambah Rp160 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:03 WIB

PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan

Berita Terbaru