Panen Tiga Kali Setahun, Gubernur Miq Iqbal Hidupkan Kembali Irigasi Mati di Lombok Tengah

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 02:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program revitalisasi irigasi yang digagas Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal atau akrab disapa Miq Iqbal, mulai menunjukkan hasil nyata. Saluran irigasi yang sebelumnya mati kini kembali mengalir, menghidupkan lahan-lahan pertanian di Lombok Tengah hingga mampu panen tiga kali dalam setahun.

SUMBAWAPOST.com| Lombok Tengah- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Hub.Int, meninjau langsung pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) di lahan pertanian milik Gapoktan Pade Rajin dan Gapoktan Bersama di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemprov NTB kepada Presiden Republik Indonesia mengenai program percepatan peningkatan produksi pangan melalui optimalisasi dan revitalisasi irigasi.

Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa program irigasi baru yang semula direncanakan kini diganti dengan revitalisasi jaringan irigasi lama. Langkah ini dinilai lebih efisien, cepat, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani.

Baca Juga :  Cari Makan di Pinggir Jalan Berujung Penertiban, Manusia Silver dan Pedagang Kopi Ditindak di Loteng

“Daripada membuat yang baru, lebih baik kita hidupkan kembali irigasi lama yang hanya butuh perbaikan. Alhamdulillah, usulan ini langsung disetujui Presiden, dan inilah hasilnya. Oplah tahap 1 dan tahap 2 sudah berjalan dengan baik,” ujar Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal.

Program ini membawa dampak besar bagi petani setempat. Kini mereka bisa menanam hingga tiga kali dalam setahun (IP300) peningkatan signifikan dari sebelumnya yang hanya dua kali musim tanam. Peningkatan indeks pertanaman ini juga ikut mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani di Desa Penujak.

Dalam kesempatan tersebut, warga turut menyampaikan sejumlah aspirasi langsung kepada Gubernur Miq Iqbal, di antaranya soal perbaikan jalan usaha tani, pengelolaan sampah desa, dan stabilitas harga gabah.

Menanggapi hal itu, Gubernur Miq Iqbal memberikan tiga langkah tindak lanjut konkrit:

  1. Perbaikan Jalan Usaha Tani akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). Jika belum memungkinkan, Pemprov NTB akan mengupayakan melalui program khusus tahun depan.
  2. Masalah sampah desa akan dikomunikasikan dengan pemerintah kabupaten, mengingat kewenangan persampahan berada di tingkat kabupaten/kota. Pemprov akan membantu dari sisi sistem dan pendampingan teknis.
  3. Harga gabah petani dijamin mengikuti Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500/kg, dengan Bulog membeli langsung di sawah dan Babinsa melakukan pengawasan agar harga tetap stabil dan adil.
Baca Juga :  Hakim Bima Persada Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum HMI MPO Cabang Mataram Periode 2026-2027

Lebih lanjut, Gubernur Miq Iqbal mengungkapkan bahwa tahun ini NTB mendapat alokasi program optimalisasi lahan seluas 10.000 hektare yang tersebar di Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, dan Sumbawa Barat.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama pemerintah pusat, provinsi, dan masyarakat, petani kita kini bisa menikmati hasil panen yang lebih baik. Ini bukti nyata bahwa NTB bisa mandiri dan berdaulat dalam pangan,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Pelopor NTB Raih Penghargaan, Ini 5 Nama ke Seleksi Nasional
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Berita Terbaru