Anak Butuh Pelukan Bukan Pukulan, Pesan Menyentuh Wagub NTB Umi Dinda dari Kota Bima

Avatar

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Kota Bima-  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Dinda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTB.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Fisik dan Seksual pada Anak serta Pendewasaan Usia Perkawinan yang digelar di SMA Negeri 4 Kota Bima, Jumat (10/10).

Dalam sambutannya, Wagub Umi  Dinda menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat dan berakhlak.

Baca Juga :  Dompet NTB Mulai Sehat, Gubernur Iqbal Tutup Buku Utang dan Buka Bab Efisiensi

“Pendidikan moral sangat penting untuk kita kedepankan, tidak hanya di lingkungan keluarga tetapi juga di sekolah. Peran guru bukan hanya dalam meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga dalam membentuk kepribadian dan karakter anak-anak kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Umi Dinda mengajak para orang tua agar lebih peka terhadap tanda-tanda kerentanan anak, sekaligus mengajak tokoh masyarakat, agama, dan adat untuk bersama-sama mencegah pernikahan usia dini.

“Mari kita ciptakan lingkungan keluarga yang bahagia. Setitik kebahagiaan di rumah akan mempengaruhi psikologis anak dalam menghadapi lingkungan sekolah dan pergaulan,” tutur Umi Dinda.

Baca Juga :  Gara-Gara Suara Gamelan Tembus Speaker Masjid, Pak RT di Mataram Dicekik Tetangga dan Diserang Pakai Pisau

Selain menyoroti pentingnya lingkungan aman bagi anak, Umi Dinda juga mengingatkan soal pemerataan tenaga pendidik di seluruh wilayah NTB.

“Perpindahan guru dari sekolah favorit ke sekolah lain bukanlah hukuman, melainkan bentuk pengabdian. Justru di sanalah Bapak dan Ibu diuji sejauh mana kemampuan dalam memajukan dunia pendidikan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas P3AP2KB NTB, Kepala Dinas Sosial NTB, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTB, Ketua TP PKK Kota Bima, serta anggota BKOW Provinsi NTB.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB