Geng ‘Satu Jalur’ di Dompu Berulah Lagi, Hajar Teman Sendiri Hingga Luka Robek

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Di bawah langit malam yang tenang, Jembatan Raba Laju mendadak menjadi saksi bisu aksi kekerasan antar remaja yang menggemparkan warga. Batu yang seharusnya diam di tanah justru melayang di udara, menghantam tubuh remaja seusia pelakunya. Insiden memilukan itu terjadi pada Senin malam (6/10/2025) sekitar pukul 22.30 Wita, dan berhasil diungkap cepat oleh Tim Jatanras Polres Dompu.

Dua pelajar berinisial ARW (15) dan MAF (15), keduanya warga Kelurahan Kandai Satu, diamankan usai diduga kuat melakukan penganiayaan dengan cara melempar batu. Korban dalam peristiwa ini adalah Syahrul Ramadhan (15), pelajar asal Lingkungan Kandai Satu yang mengalami patah tangan, serta Bima Satria Dinata (15) asal Desa Matua, yang menderita luka robek di pelipis dan lebam di mata.

Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya melintas di Jembatan Raba Laju dalam perjalanan pulang. Di tengah perjalanan, mereka berpapasan dengan kelompok remaja yang diketahui tergabung dalam geng ‘SJL (Satu Jalur)’. Salah seorang dari kelompok itu tiba-tiba melempar batu besar ke arah korban hingga menyebabkan mereka terjatuh dan terluka parah.

Baca Juga :  Jual Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga di Saneo Dompu Diringkus Polisi

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Jatanras Polres Dompu langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil interogasi dan keterangan saksi, tim berhasil mengidentifikasi para pelaku yang sering berkumpul di sekitar simpang tiga Dorongao.

“Setelah identitas pelaku diketahui, petugas segera mengamankan salah satu di rumahnya tanpa perlawanan, dan seorang lainnya kami tangkap di sekolahnya, SMKN 1 Dompu, pada Selasa siang (7/10),” jelas Kasi Humas Polres Dompu IPTU Nyoman Suardika.

Baca Juga :  1.813 Anak di Bima Berisiko Stunting

Kedua pelaku kini telah diamankan di Mapolres Dompu bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Melalui Kasi Humas, Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Masdidin, S.H. menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak tegas setiap aksi kekerasan antar pelajar maupun geng remaja yang meresahkan masyarakat.

“Kami mengimbau para orang tua dan pihak sekolah agar bersama-sama mengawasi serta membina anak-anak agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminal yang dapat merusak masa depan mereka,” tegasnya.

Gerak cepat Tim Jatanras Polres Dompu ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Lebih dari sekadar penegakan hukum, tindakan ini juga merupakan upaya menyelamatkan masa depan generasi muda Dompu dari jalan kekerasan yang menyesatkan.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru