Golkar Bima Punya Bos Baru, Dae Yandi Si Anak Muda yang Disebut ‘Mesin Politik Masa Depan’

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Golkar Kabupaten Bima resmi memiliki nakhoda baru. Muhammad Putera Ferriyandi atau akrab disapa Dae Yandi, anak muda yang dinilai membawa DNA segar dalam politik lokal, kini dikukuhkan sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima periode 2025-2030. Kehadirannya bukan hanya sekadar regenerasi, tapi juga disebut-sebut sebagai ‘Mesin Politik Masa Depan’ yang akan menentukan arah Golkar Bima ke depan.

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kabupaten Bima resmi mengukuhkan Muhammad Putera Ferryandi atau Dae Yandi sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima periode 2025-2030.

Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam forum Musda di Hotel Mutmainnah, Senin (29/9/2025). Kehadiran Dae Yandi yang masih muda dianggap sebagai hadirnya DNA baru dalam tubuh Golkar Bima.

Menariknya, Dae Yandi bukan sosok asing di panggung politik lokal. Ia adalah putra dari Hj. Indah Damayanti Putri (IDP), mantan Ketua DPD II Golkar Bima yang kini menjabat Wakil Gubernur NTB. Kehadiran Yandi dinilai sebagai regenerasi alami sekaligus simbol kesinambungan politik di Bima.

Baca Juga :  Sosialisasi Pilkada Serentak 2024, KPU NTB Minta PMII Harus Berperan Aktif

Direktur Nasional Politik NTB (NasPol NTB), Ardiansyah, menilai kepemimpinan baru ini sebagai momentum penting regenerasi partai. “Dengan kepemimpinan yang muda, visioner, dan penuh energi, Dae Yandi diyakini mampu membawa Golkar Bima semakin solid, modern, dan adaptif terhadap aspirasi rakyat,” ujarnya.

Senada, Penasehat NasPol NTB, Saptoto, menekankan pentingnya energi muda dalam menghadapi dinamika politik daerah. “Saudara Putra Ferriyandi membawa harapan baru bagi kader Golkar. Kami percaya beliau bisa memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput dan menghadirkan gagasan segar bagi pembangunan politik daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  NTB Merah Putih: Detik-Detik Proklamasi ke-80 Dikemas Penuh Warna Budaya dan Semangat Persatuan

Apresiasi juga datang dari DPD I Partai Golkar NTB. Sekretaris DPD I, Firadz Parizka, menyebut Musda berjalan kondusif, sementara Ketua DPD I, H. Mohan Roliskana, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi.

“Harapan kita, Dae Yandi hadir dengan gagasan baru yang didukung pengurus berjiwa kreatif. Dalam penyusunan pengurus, beliau juga harus mampu merangkul seluruh kader dengan mengombinasikan pengalaman senior dan kreativitas anak muda,” kata Mohan.

Musda ini turut dihadiri jajaran elite Golkar, termasuk Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, yang sebelumnya menjabat Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima.

Dengan latar politik keluarga yang kuat ditambah energi muda, Dae Yandi kini disebut-sebut sebagai mesin politik masa depan Golkar di Bima dan NTB.

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru