SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB, Muslim, ST., M.Si., menerima kunjungan Koordinator Operator Wisata Hiu Paus di Teluk Saleh, Rabu (24/9/2025). Pertemuan tersebut membahas penguatan sistem pengelolaan wisata hiu paus yang kini berjalan lebih baik berkat adanya koordinator lapangan.
Melalui sistem baru itu, kunjungan wisatawan ke bagan-bagan dapat diatur dengan lebih tertib, sehingga tidak terjadi penumpukan sekaligus memberi pemerataan pendapatan bagi para pemilik bagan.
Dalam kesempatan itu, para pelaku wisata juga menyampaikan sejumlah usulan. Mereka mendorong Dislutkan NTB untuk memberikan kepastian legalitas melalui penerbitan nomor registrasi dan kartu tanda pengenal bagi operator resmi, serta memfasilitasi mereka yang masih belum lengkap dokumennya. Selain itu, dukungan sarana wisata juga diharapkan, seperti penyediaan life jacket, peralatan snorkeling pinjam pakai, hingga transportasi antar-jemput wisatawan.
Kadis Kelautan dan Perikanan NTB, Muslim, mengapresiasi inisiatif dan partisipasi masyarakat, khususnya di Labuhan Jambu, dalam mendukung pengembangan wisata hiu paus.
“Masyarakat merupakan garda terdepan di lapangan, sementara Dinas akan terus memberikan dukungan penuh agar wisata hiu paus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan tetap mengedepankan prinsip konservasi,” tegasnya.
Dengan sinergi pemerintah daerah, operator wisata, dan masyarakat, diharapkan wisata hiu paus Teluk Saleh tidak hanya menjadi daya tarik unggulan NTB, tetapi juga contoh pengelolaan ekowisata berkelanjutan di Indonesia.










