Oknum PNS di Dompu Ketahuan Selingkuh dengan Istri Tukang Ojek

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 12:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Suasana mencekam sempat melanda Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Kamis malam (11/9/2025). Jalan utama di Lingkungan Polo terblokade batu dan kayu setelah keluarga Abdul Azis alias Ejo (45), seorang tukang ojek, melakukan aksi spontanitas sebagai bentuk protes atas dugaan perselingkuhan yang menimpa rumah tangga mereka.

Pelaku yang diduga menjadi pihak ketiga berinisial A (45), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Lingkungan Ginte, Kelurahan Kandai Dua. Sementara korban adalah Abdul Azis sendiri, yang merasa dikhianati oleh istrinya. Informasi warga menyebut, hubungan terlarang itu dilakukan meski keduanya sama-sama sudah berkeluarga.

Mendapat laporan, Kapolsek Woja IPTU Kurniawan bersama anggota segera turun ke lokasi untuk menenangkan massa. Polisi meminta warga tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat hukum. “Kami mengimbau masyarakat tidak bertindak anarkis. Serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” tegas Kapolsek di tengah massa.

Baca Juga :  Polres Dompu Bungkam Soal Laporan Dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPRD Dompu

Namun emosi warga sempat sulit diredam. Api sempat menyala di jalan yang diblokir. Polisi dibantu warga akhirnya berhasil membuka akses sekitar pukul 00.30 WITA.

Pengejaran terhadap terduga pelaku pun dilakukan. Atas perintah Kapolsek, tim gabungan Unit Intelkam, Reskrim, dan Bhabinkamtibmas bergerak cepat ke Kecamatan Kempo. Sekitar pukul 01.30 WITA, A berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Dompu.

Kasus ini kini dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Dompu, sementara situasi di lokasi telah kondusif.

Kasubsi Humas Polres Dompu, IPTU Nyoman Suardika, mengingatkan agar masyarakat tetap tenang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian agar penanganan kasus ini berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya menutup pernyataan resmi.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru