Legenda Wayang Sasak Tutup Usia, Gubernur NTB Miq Iqbal: Selamat Jalan Mamiqnda, Kami Lanjutkan Perjuanganmu

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Dunia seni dan budaya Lombok kembali berduka. Maestro dalang senior, Lalu Nasib, wafat pada Jum’at (29/8/2025). Kabar duka ini meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dan pecinta seni wayang Sasak di seluruh Indonesia.

Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan belasungkawa dan rasa kehilangan mendalam atas kepergian sang maestro.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Saya menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas wafatnya Lalu Nasib,” ucap Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Masyarakat NTB Diminta Hati-Hati dengan Fenomena 'No Viral No Justice'

Menurut Miq Iqbal, Lalu Nasib bukan sekadar seorang dalang, melainkan simbol perlawanan, keteguhan, dan dedikasi terhadap seni budaya lokal.

“Ini bukan hanya kehilangan bagi keluarga almarhum, namun kehilangan bagi kita semua. Lalu Nasib adalah legenda wayang Sasak. Kita sangat kehilangan seorang budayawan yang konsisten menjaga jalan tradisi,” imbuhnya.

Gubernur juga mendoakan agar karya dan dedikasi almarhum menjadi warisan budaya yang abadi bagi generasi mendatang. “Selamat jalan, Mamiqnda. Semoga kami bisa melanjutkan perjuanganmu menjaga dan merawat seni budaya Sasak,” pungkasnya.

Baca Juga :  Gugup dan Kaget! Tiga Pemuda di Bima Ketiban Sial, Ketahuan Bawa Sabu Saat Berpapasan dengan Polisi

Kiprah Lalu Nasib selama puluhan tahun menghidupkan seni wayang Sasak telah menempatkannya sebagai salah satu ikon budaya NTB. Dedikasinya dalam mempertahankan tradisi dan mengajarkannya kepada generasi muda membuatnya dijuluki sebagai penjaga nyawa budaya Lombok.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB