Di Bawah Kepemimpinan Kapolda NTB Hadi Gunawan, Pos Terpadu Polairud Akhirnya Berdiri di Sambelia

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Penantian panjang warga pesisir Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, akhirnya terbayar. Pos Terpadu Polairud yang mereka idam-idamkan kini resmi berdiri di Dusun Kokoq Pedeq.

Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.I.K., M.H., atau yang akrab disapa Kombes Boy Samola. Kehadiran pos ini diharapkan menjadi garda depan menjaga keamanan laut sekaligus kelestarian alam, terutama di kawasan strategis perairan Sambelia yang menjadi pintu masuk wisata Gili Sulat dan Gili Lawang.

“Mulai hari ini, Kapal Patroli Polisi XXI-2012 bersama enam ABK akan siaga penuh di sini. Tapi semua akan berjalan maksimal kalau kita saling bersinergi dan mendukung,” tegas Kombes Boy dalam sambutannya.

Baca Juga :  NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lombok Timur, khususnya Camat Sambelia, yang telah memberi dukungan penuh hingga Pos Terpadu ini dapat diwujudkan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kombes Boy bersama istrinya juga menyerahkan 80 paket sembako, tiga kursi roda untuk penyandang disabilitas dan lansia, serta sepasang tongkat untuk warga yang sakit. Selain itu, Bid Dokkes Polda NTB turut hadir memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat pesisir.

Peresmian Pos Terpadu ini semakin kokoh dengan ditandatanganinya MoU antara Ditpolairud Polda NTB dan Pemerintah Desa Sugian sebagai dasar sinergi menjaga kawasan laut.

Baca Juga :  Pencuri Motor Antar Pulau Ditangkap di Bali, Rupanya Mereka Asal Dompu dan Bima 

Kepala Desa Sugian tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia menuturkan bahwa hampir lima tahun warga menunggu hadirnya pos ini.

“Dengan adanya Pos Terpadu, beban desa bisa berkurang hingga 70 persen. Keamanan laut, termasuk kawasan wisata mangrove, kini lebih terjaga,” ungkapnya penuh syukur.

Kini, masyarakat Sambelia bisa melaut, menangkap ikan, dan mengembangkan pariwisata dengan rasa aman yang lebih terjamin. Pos Terpadu Polairud bukan hanya simbol pengamanan, tapi juga harapan baru bagi tumbuhnya ekonomi pesisir.

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality
NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus
NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak
Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah
NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:53 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub NTB Umi Dinda Luncurkan Voice for Equality

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:40 WIB

NTB Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak, Wagub Umi Dinda Serukan Gerakan Bersama Melawan Kekerasan Gender

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:31 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Sorot Absennya Kepala Kemenag dan Minimnya Data Kasus

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:29 WIB

NTB Darurat Kekerasan Seksual, Ketua DPRD Isvie Dorong Lombok Tak Hanya Jadi Pulau Seribu Masjid, Tapi Juga Pulau Seribu Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:18 WIB

Ketua DPRD Isvie Nyatakan Darurat Kekerasan Seksual di NTB, Ancam Dorong Penutupan Ponpes dan Lembaga Pendidikan Bermasalah

Berita Terbaru