Atlet Kota Mataram Dominasi Akuatik Porprov NTB 2026, Delapan Rekor Baru Tercipta dan Borong 13 Medali Emas

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Atlet Akuatik Kota Mataram berfoto bersama usai mendominasi Cabang Olahraga Renang pada Porprov XII NTB 2026 dengan mencetak Delapan Rekor baru dan mengoleksi 13 Medali Emas.

Atlet Akuatik Kota Mataram berfoto bersama usai mendominasi Cabang Olahraga Renang pada Porprov XII NTB 2026 dengan mencetak Delapan Rekor baru dan mengoleksi 13 Medali Emas.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Cabang olahraga (Cabor) Akuatik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 menjadi panggung lahirnya sederet Prestasi membanggakan. Sejumlah Atlet muda berhasil memecahkan Rekor, dengan Kota Mataram tampil dominan setelah mencatatkan Delapan Rekor baru sekaligus serta keluar sebagai kekuatan utama di Kolam Renang.

Hari pertama perlombaan langsung diwarnai aksi Gemilang Laras Ajeng Nareswari. Atlet muda Kota Mataram itu memecahkan Rekor nomor 100 meter gaya kupu-kupu individu Putri dengan catatan waktu 1 menit 11,09 detik, mengungguli Rekor sebelumnya milik Annisa Nurjanah Djaelani yang dibukukan pada Porprov 2023 dengan waktu 1 menit 12,75 detik.

Laras kembali mencetak sejarah pada nomor 50 meter gaya bebas Individu Putri. Ia menorehkan waktu 28,32 detik, mematahkan rekor milik Putri Angkie yang telah bertahan sejak 2018 dengan catatan 29,59 detik.

Dominasi Kota Mataram berlanjut pada hari kedua melalui Rayya Nesya Aura. Atlet muda tersebut memecahkan rekor nomor 50 Meter gaya dada Individu Putri dengan catatan waktu 35,41 detik, melampaui rekor Putri Angkie tahun 2018 yang tercatat 38,13 detik.

Rayya kembali menorehkan prestasi dengan menciptakan Rekor Baru di nomor 100 meter gaya dada Individu Putri setelah membukukan waktu 1 menit 18,11 detik, mengalahkan rekor Putri Angkie tahun 2018 dengan catatan 1 menit 25,02 detik.

Baca Juga :  Transformasi Digital untuk Keberlanjutan Organisasi Nahdlatul Ulama

Tak hanya itu, Nengah Nandini Nariswari turut menyumbang Rekor baru pada nomor 100 meter gaya punggung Individu Putri dengan waktu 1 menit 14,03 detik, sekaligus mempertajam rekor yang sebelumnya ia ciptakan pada Porprov 2023.

Rekor berikutnya lahir dari Komang Arya Budiwijaya di nomor 50 meter gaya kupu-kupu Individu Putra. Ia mencatat waktu 27,05 detik, mengungguli rekor sebelumnya milik Aris Fauzan dengan catatan 28,78 detik.

Sementara itu, Aisyah Putri Oktafiani juga berhasil memecahkan rekor pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu Individu Putri dengan waktu 31,45 detik, melewati rekor milik Annisa Nurjanah Djaelani sebesar 32,02 detik.

Dominasi Kota Mataram semakin lengkap setelah tim estafet Putra nomor 4×50 meter gaya ganti mencatat waktu 1 menit 59,34 detik, memecahkan rekor tim Lombok Barat yang bertahan sejak 2018. Tim estafet Putri Kota Mataram juga menciptakan rekor baru pada nomor 4×50 meter estafet gaya ganti Putri dengan catatan waktu 2 menit 13,98 detik.

Pelatih Akuatik Kota Mataram, Triyono Masyhury Oe, mengaku puas dengan penampilan seluruh Atlet yang dinilainya tampil sesuai target.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Padati Sumbawa, 1.000 Bidan Gelar Senam Massal HUT IBI ke-75

“Untuk Porprov kali ini perform anak-anak saya sudah bagus sekali, sudah sesuai harapan, hampir di semua nomor kita dapat Emas dan seluruh Atlet membawa pulang medali,” ujarnya di Kolam Renang Dewi Anjani, Sabtu (18/7/2026).

Sementara itu, Manajer Akuatik Kota Mataram, Mulyanto, mengaku terharu atas pencapaian luar biasa para atlet yang selama ini dibinanya.

“Saya bangga dan bahagia sekali. Awalnya target kami adalah 10 emas pada Porprov kali ini. Alhamdulillah kami bisa memperoleh total Medali 13 Emas, 13 Perak dan 10 Perunggu,” tuturnya haru.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan keras yang dijalani para atlet setiap hari sejak dini hari, didukung penuh oleh para pelatih, orang tua, dan KONI Kota Mataram.

Ia berharap perhatian terhadap Atlet-atlet muda berprestasi terus ditingkatkan, terutama menjelang PON 2028, agar pembinaan dapat berjalan lebih maksimal.

“Terutama Dua Atlet kita yang masih sangat muda namun memiliki segudang prestasi. Laras dan Rayya adalah bibit unggul atlet renang NTB yang punya potensi besar bisa meraih prestasi di ajang Nasional dan Internasional”, tutupnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027
Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan
Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya
Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia
Gubernur NTB Siapkan Kendaraan Antar-Jemput Gratis untuk Siswa SLB Mulai Januari 2027
Miq Iqbal Pasang Target Baru, Semua RS Pemprov NTB Wajib Punya Petugas Bahasa Isyarat
Kurma Tropis NTB Dilirik Murung Raya, BRIDA NTB Siapkan Kajian hingga Pengembangan Bibit Unggul
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

DPRD NTB Apresiasi Terobosan Gubernur, Antar-Jemput Gratis Siswa SLB Mulai Januari 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Dualisme PPP NTB Memanas, Akri Pegang SK PLT, Muzihir Sebut Tak Sah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Ditertibkan, Fakhruddin Rob Minta Aspirasi Rakyat Tak Dikorbankan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Pokir DPRD NTB Terindikasi Anomali Tak Bisa Dieksekusi Tahun Ini, Ini Alasannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Miq Iqbal Sebut NTB Salah Satu Provinsi dengan Tingkat Kebutaan Tertinggi di Indonesia

Berita Terbaru