Belajar dari Jawa Timur, Komisi II DPRD NTB Pulang Bawa ‘Oleh-Oleh’ Resep Jitu Kuatkan UMKM

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Surabaya – Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan kerja ke Komisi B DPRD Jawa Timur dan Dinas Koperasi serta UKM Jawa Timur, Kamis (7/8/2025). Agenda ini difokuskan untuk memperkuat fungsi pengawasan dan menyerap praktik terbaik (best practice) dalam pengembangan UMKM, koperasi, dan ekonomi inklusif.

Rombongan dipimpin langsung Komisi II, Lale Yaqutunnafis yang merupakan anggota Komisi II DPRD NTB bersama para anggota komisi dua lainnya yakni Abdul Rauf, H. Salman, dan Hulaemi.

Di Gedung DPRD Jawa Timur, mereka diterima hangat oleh Sigit Nugroho, S.Sos., M.Si., Ketua Tim Pengawasan Bagian FPP Setwan Provinsi Jawa Timur, didampingi Gigih Budoyo, S.H., M.AP. dari Komisi B. Pertemuan ini membahas strategi penguatan koperasi berbasis digital, pembiayaan inklusif bagi UMKM, hingga cara mempersiapkan pelaku usaha kecil agar mampu menembus pasar ekspor.

Baca Juga :  Pemilih NTB Capai 3,9 Juta, tapi Bawaslu Temukan Kejanggalan: Dari Data Ganda hingga Nama-Nama dari Dalam Kubur, Bima dan Lobar Jadi Sorotan

Selain itu, Komisi II DPRD NTB juga mempelajari berbagai kebijakan pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang telah terbukti efektif di Jawa Timur. “Banyak model program yang bisa kita adaptasi untuk memperkuat ekonomi masyarakat NTB,” ujar Abdul Rauf.

Kunjungan berlanjut ke Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur. Rombongan disambut oleh Nanang Abu Hamid, A.P., M.Si., Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan. Dalam sesi ini, Komisi II menggali informasi terkait sistem kelembagaan koperasi, mekanisme pengawasan internal, hingga penerapan digitalisasi layanan berbasis data.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dukung Penuh 5 Raperda Prakarsa DPRD, dari Bale Mediasi hingga Perang Melawan Pinjol dan Judol

Melalui kunjungan ini, Komisi II DPRD NTB berharap dapat membawa pulang gagasan segar yang akan diintegrasikan dalam penyusunan kebijakan daerah.

“Kami ingin kebijakan di NTB benar-benar responsif dan memberikan dampak langsung pada penguatan ekonomi kerakyatan,” tegas Duta Partai Demokrat Dapil NTB VI (Bima, Kota Bima dan Dompu) ini.

 

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru