Lari Bawa Parang, Finish Bawa Dosa: Tim Jatanras Akhiri Pelarian Pembunuh, Langsung Check-in di Polres Dompu

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Pelarian AH (34), warga Lingkungan Kota Baru, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, yang diduga kuat menjadi pelaku pembunuhan di Desa Maulana, berakhir tragis. Minggu (10/8) pagi, sekitar pukul 09.30 WITA, Tim Jatanras Polres Dompu yang dipimpin langsung KBO Reskrim IPTU Zainal Arifin membekuknya di Dusun Tengah, Desa Marada, Kecamatan Hu’u.

Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. Polisi juga mengamankan sebilah parang panjang sekitar 60 cm yang diduga menjadi senjata mematikan dalam aksi penganiayaan yang merenggut nyawa korban.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Siapkan Pantai Lakey Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

KBO Reskrim IPTU Zainal Arifin, melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, SH, menuturkan operasi ini digerakkan usai menerima informasi akurat dari warga. “Begitu laporan masuk, saya langsung memimpin tim menuju lokasi. Pelaku berhasil kami amankan beserta barang bukti,” ujarnya.

Kapolres Dompu, AKBP Sodikhin Fahrojin Nur, S.I.K., mengapresiasi respon cepat tim dan kerja sama masyarakat. Ia menegaskan proses penyidikan akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Dipangkas Rp500 Miliar, Bupati Sumbawa Putar Otak Kejar Proyek Nasional Demi Ekonomi Rakyat dan Lapangan Kerja

Kini AH resmi ‘check-in’ di Mapolres Dompu untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan ini dan menggali keterangan dari saksi-saksi. Barang bukti juga diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi isu liar. “Tetap tenang, percayakan kepada kami. Kami bekerja profesional demi rasa aman bersama,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK
Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Berita ini 493 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:24 WIB

Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:21 WIB

Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Berita Terbaru