Wapres Gibran Ngode Keras di NTB: BSU Bukan Buat Rokok Apalagi Judi Online

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyerahkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 secara langsung kepada masyarakat di Kantor Pos Mataram, Jumat (1/8). Dalam agenda tersebut, Gibran yang didampingi Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya memanfaatkan dana bantuan dengan bijak demi kebutuhan keluarga, terutama pendidikan anak.

Acara penyaluran BSU ini juga dihadiri Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D., serta Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP.

Baca Juga :  Dagangan Produk Lokal Ludes Diborong Wapres Gibran, Pasar Kebon Roek Berasa Lebaran

Dalam sambutannya, Gibran memberikan pesan khusus kepada para penerima, terutama kalangan bapak-bapak, agar tidak menghabiskan dana bantuan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

“Saya titip pesan, jangan sampai begitu menerima bantuan langsung ke warung beli rokok. Lebih baik digunakan untuk membeli sembako atau keperluan anak-anak,” ujar Gibran.

Wapres menambahkan, penyaluran BSU tahun ini bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru, sehingga dana tersebut bisa dimaksimalkan untuk membeli kebutuhan sekolah anak seperti buku, tas, atau perlengkapan belajar lainnya.

Baca Juga :  393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji

“Sekarang kan masuk tahun ajaran baru, jadi alangkah baiknya dipakai untuk keperluan sekolah anak,” tegasnya.

Gibran juga mengingatkan bahwa pemerintah akan menindak tegas penyalahgunaan dana bantuan, khususnya untuk aktivitas ilegal seperti judi online.

“Kalau sampai digunakan untuk judi online, bantuannya bisa kami cabut. Pasti ketahuan. Tapi saya yakin di sini tidak ada yang seperti itu,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru