Gubernur NTB Miq Iqbal Bingung dan Curhat: Usia Hampir 67 Tahun, Kok Masih Masuk 10 Termiskin?

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan pesan penuh haru sekaligus semangat kebersamaan saat hadir di Pesamuhan Agung Dharma Goshana Nusantara yang diikuti komunitas Hindu dari berbagai daerah, Minggu (27/7). Dalam pidatonya, Gubernur mengingatkan pentingnya persatuan lintas agama untuk menghadapi tantangan besar yang masih menghantui NTB, terutama masalah kemiskinan.

“Saya selalu terenyuh jika diundang oleh saudara-saudara saya dari komunitas Hindu. Mereka adalah bagian dari keluarga besar saya sendiri,” ucapnya di hadapan para peserta.

Baca Juga :  Gelombang Buas Menelan Pemancing di Bima, Kini Korban Ditemukan Tewas di Dasar Laut

Ia mengakui, meski NTB sudah berusia hampir 67 tahun, provinsi ini masih masuk dalam daftar 10 daerah termiskin di Indonesia.

“Padahal, kita punya potensi luar biasa, tanah yang subur, pulau yang indah, serta masyarakat yang cerdas dan pekerja keras,” jelasnya.

Menurutnya, kemiskinan adalah akar dari berbagai persoalan sosial seperti stunting, pernikahan dini, hingga rendahnya tingkat pendidikan. Karena itu, Gubernur mengajak semua elemen masyarakat tanpa memandang agama untuk bersama-sama mencari solusi.

Baca Juga :  Miq Iqbal dan Angelina Sondakh ‘Jabat Tangan’ di Banyumulek: Lahirkan Ponpes Love Tahfidz untuk Dunia

“Kemiskinan tidak mengenal sekat agama. Ini adalah panggilan nurani bagi kita semua untuk bersatu,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga berdoa agar selalu diberi kekuatan untuk memimpin dengan penuh keadilan.

“Sejatinya, inti dari kepemimpinan adalah keadilan. Jika pemimpin sudah kehilangan rasa adil terhadap rakyatnya, maka ia sejatinya telah kehilangan kepemimpinannya,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat
Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako
68 Blok WPR NTB Ditata, 21 Koperasi Ajukan IPR untuk Tekan Tambang Ilegal
Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat

Berita Terbaru