Turun Gunung di Lombok, Istri Wapres Selvi Gibran Dorong UMKM NTB Jadi Pilar Ekonomi Nasional

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, menegaskan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama perekonomian nasional. UMKM, menurutnya, memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pelatihan UMKM: Pencitraan Merek dan Foto Produk yang digelar di Rumah BUMN Lombok Timur, Rabu (11/6). Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Dekranas Seruni Bidang VI Kabinet Merah Putih dan PT Pertamina (Persero).

“UMKM ini sangat luar biasa, menjadi salah satu pilar yang mendukung untuk perekonomian nasional Indonesia sebanyak 60 persen lebih,” ucap Selvi.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku UMKM, khususnya dalam peningkatan kualitas produk melalui pembinaan dan digitalisasi penjualan, termasuk pemanfaatan platform daring dan e-commerce.

“Sesuai dengan asa cita Bapak Presiden Prabowo juga disebutkan bahwa digitalisasi UMKM itu dapat jadi pendorong kewirausahaan yang menciptakan lapangan kerja berkualitas. Dan NTB punya potensi lokal yang tidak kalah dari daerah lainnya – kain, makanan, kerajinan dan juga yang sangat terkenal dari NTB adalah mutiaranya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Gaspol Rek! Wirawan Ahmad Kenalkan Skuad Baru Diskop UKM NTB, Siap Tancap Gas Wujudkan Target Kinerja Daerah

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) NTB, Sinta M. Iqbal, menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk mengembangkan potensi UMKM lokal. Ia menilai kunjungan dan pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pengrajin daerah.

“Kunjungan ini akan menjadi momentum yang sangat penting bagi masyarakat dan pelaku UMKM di NTB, khususnya para pengrajin lokal kita untuk dapat lebih bersemangat dalam mengembangkan produksi, dalam berinovasi, dan dalam meningkatkan nilai produksi produk-produk UMKM kita,” ujar Sinta.

Menurutnya, pelaku UMKM merupakan penjaga warisan budaya yang perlu diberdayakan secara berkelanjutan. Untuk itu, Dekranasda NTB bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus melakukan pendampingan. Salah satu langkah konkretnya adalah kunjungan kerja ke pelaku UMKM dan mendorong reaktivasi koperasi pengrajin. Upaya tersebut telah dilakukan melalui pendampingan dan edukasi koperasi bersama Kementerian Koperasi pada 10 Juni lalu.

“Upaya ini menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memberdayakan sektor UMKM secara lebih terstruktur,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Sekadar Jual Produk, HNI Ajak UMKM NTB Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal

Sinta juga berharap kolaborasi antara pusat dan daerah dapat menjadi titik awal peningkatan kualitas UMKM NTB agar mampu bersaing secara global.

“Menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara Dekranas pusat dan daerah, dalam mewujudkan UMKM yang naik kelas, modern, dan berdaya saing tinggi, serta berbasis kekuatan budaya dan kreativitas lokal. Kita berharap dalam lima tahun ke depan kita bisa membawa UMKM Provinsi NTB ini menjadi UMKM yang lebih makmur dan mendunia,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranas bersama Ketua Dekranasda NTB secara simbolis menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada UMKM binaan Pertamina. Mereka juga secara resmi membuka pelatihan serta meninjau langsung proses pelaksanaannya. Kegiatan ini diikuti sekitar 75 pelaku UMKM, mayoritas perempuan.

Selain pelatihan, turut hadir stan layanan dari sejumlah kementerian yang memberikan informasi terkait perizinan, ekspor, dan koperasi, bekerja sama dengan platform Shopee.

 

Berita Terkait

Dialog Akbar Anti Narkoba di NTB, 10 Akademisi dan Praktisi Hukum Satukan Suara Selamatkan Generasi Muda
Terkuak! Polda NTB Sita 49 Barang Bukti Dugaan Pungli Guru Terpencil Bima, Nilainya Bikin Kaget
Diduga Peras Guru Terpencil Bertahun-Tahun, Tersangka Kabid Dikbudpora Bima Dilimpahkan ke Jaksa
Perang Melawan Narkoba, MUI NTB Siapkan Khutbah Bahaya Narkoba di 4.250 Masjid
Polda NTB Ungkap 442 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, 574 Tersangka Diamankan
Lombok Barat Luncurkan Gerakan 1.000 Telur dan Program Pendampingan Bidan untuk Cegah Stunting
Dana Desa Kian Terbatas, Komisi II DPR RI Buka Fakta Tekanan Fiskal Nasional
Gubernur NTB Miq Iqbal Siapkan Dana Hingga Rp500 Juta Lewat Program Desa Berdaya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:03 WIB

Dialog Akbar Anti Narkoba di NTB, 10 Akademisi dan Praktisi Hukum Satukan Suara Selamatkan Generasi Muda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:28 WIB

Terkuak! Polda NTB Sita 49 Barang Bukti Dugaan Pungli Guru Terpencil Bima, Nilainya Bikin Kaget

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:43 WIB

Diduga Peras Guru Terpencil Bertahun-Tahun, Tersangka Kabid Dikbudpora Bima Dilimpahkan ke Jaksa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:01 WIB

Perang Melawan Narkoba, MUI NTB Siapkan Khutbah Bahaya Narkoba di 4.250 Masjid

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:37 WIB

Polda NTB Ungkap 442 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, 574 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja memimpin konferensi pers pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti narkoba hasil operasi Polda NTB dan Polres/Polresta jajaran di Tribun Bhara Daksa Polda NTB.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 442 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, 574 Tersangka Diamankan

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:37 WIB