Ekonomi NTB Loyo, Mendagri Dorong Jangan Setia Buta Sama Tambang, Coba Selingkuh ke Pariwisata, Laut dan Pertanian

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Tito Karnavian, menyoroti penurunan pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menekankan pentingnya relaksasi ekspor tambang serta mendorong Pemerintah Provinsi NTB untuk mengakselerasi sektor pariwisata, pertanian, dan perikanan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) di Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (04/06).

“Ketergantungan NTB pada ekspor tambang berdampak pada kontribusi angka pertumbuhan ekonomi. Kalau ada beberapa daerah maka berpengaruh pada angka pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Mendagri menekankan pentingnya angka pertumbuhan ekonomi sebagai indikator kesejahteraan masyarakat secara kuantitatif. Dalam jangka panjang, ia menambahkan, sektor-sektor lain harus mulai dimaksimalkan.

Baca Juga :  Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar

Ia juga mengingatkan bahwa inflasi dan harga komoditas pokok merupakan indikator penting karena berpengaruh langsung terhadap biaya hidup dan pengeluaran masyarakat. Oleh karena itu, prioritas kebijakan harus difokuskan pada menjaga keterjangkauan harga barang dan jasa, serta memastikan ketersediaan lapangan kerja.

Dalam pemaparannya, Mendagri turut menegaskan kewajiban pemerintah provinsi untuk melaksanakan program dan proyek strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Tiga Juta Rumah, Sekolah Rakyat, pembentukan Koperasi Merah Putih, dan program lainnya. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, sebagaimana telah diatur dalam regulasi pemerintah pusat.

Baca Juga :  Mangkrak Sejak 2018! Proyek Dermaga Waduruka Bima Rp4,52 Miliar Belum Rampung, Warga Desak Pemprov NTB Bertindak

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. L. Muhammad Iqbal, mengakui bahwa tantangan utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi NTB adalah tingginya ketergantungan pada sektor tambang.

“Harapan kami dapat melakukan diversifikasi sehingga kontribusi tambang dapat kita perkecil,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan bahwa meskipun sektor tambang memiliki kontribusi besar, efek bergandanya (multiplier effect) relatif kecil jika dibandingkan dengan sektor pariwisata. Oleh karena itu, sektor pariwisata tetap akan menjadi andalan pertumbuhan ekonomi NTB.

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta UMKM Lokal Kebagian ‘Kue’ Ekonomi
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
PWI NTB di Bawah Kepemimpinan Iklil-Arul Cetak Sejarah, Gelar UKW Mandiri Terbesar
3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta UMKM Lokal Kebagian ‘Kue’ Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

PWI NTB di Bawah Kepemimpinan Iklil-Arul Cetak Sejarah, Gelar UKW Mandiri Terbesar

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB