Bumi Seribu Masjid Menyambut UAS, Miq Iqbal: Pendopo Ini Milik Rakyat, Bukan Gubernur

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menerima kunjungan silaturahmi dari penceramah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (24/5/2025). Acara tersebut turut dihadiri para ulama serta tokoh umat dari berbagai wilayah NTB, dalam rangkaian dakwah UAS di Bumi Seribu Masjid.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran UAS di NTB, serta kesediaannya memenuhi undangan jamuan makan malam di kediaman resmi Gubernur.

“Kami memiliki tradisi sebelum memasuki rumah baru harus para tuan guru dan kiai haji dulu yang masuk. Malam ini adalah malam berkah karena kami kedatangan tamu jauh Ustadz Abdul Somad yang melakukan sejumlah rangkaian dakwah di NTB,” tutur Miq Iqbal.

Baca Juga :  KPR NTB Kembali Geruduk Kantor DPD RI Mataram, Status Instagram ‘Demo Cari Duit’ Bikin Suhu Aksi Makin Panas

Ia juga menegaskan bahwa Pendopo Gubernur adalah milik seluruh masyarakat NTB, bukan semata milik gubernur.

“Ustadz, ini pendopo yang menghuni gubernur tapi sepenuhnya ini milik rakyat. Jadi semua kegiatan-kegiatan dari organisasi masyarakat kami persilakan untuk mengadakan acara di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Abdul Somad turut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari Gubernur NTB serta jajaran pemerintah daerah terhadap kegiatan dakwah di NTB.

Baca Juga :  Pesta Rakyat dan Gelar Budaya HUT NTB ke-66, Pimpinan DPRD: Momentum Mencintai dan Melestarikan Kekayaan Budaya

“Terima kasih tak terhingga kepada Bapak Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal beserta seluruh jajaran diantara yang mendapat naungan safa’at. Tujuh golongan yang mendapat naungan Allah SWT di Padang Mahsyar ketika tidak ada tempat berlindung. Diantaranya adalah pemimpin yang adil,” ucap UAS.

Kehadiran UAS disambut hangat dalam suasana penuh keakraban. Canda tawa serta pantun khas UAS mencairkan suasana dan mempererat hubungan antara tokoh agama dan pemimpin daerah.

“Saya yakin dan percaya masyarakat NTB yang kami ketahui dari Pulau Sumatera adalah negerinya para tuan guru, para hafidz al-quran dan negerinya pondok pesantren,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira
Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR
Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah
500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok
Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual
Peternak NTB Bersatu! Beef NTB Resmi Diluncurkan, Siap Buka Pasar Luas dan Wujudkan Lumbung Ternak Nasional
Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur
Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:52 WIB

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:59 WIB

Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:12 WIB

500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual

Berita Terbaru