DPRD NTB ‘Ngebidik’ Gubernur, Aji Maman: Dekat Menteri dan Presiden Tak Berguna Kalau Program dan Duit Tak Ada Buat Daerah

Avatar

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhamad Aminurlah yang akrab disapa Aji Maman, menyampaikan kritik tajam dalam membangun pola kerja birokrasi di lingkup Pemprov NTB. Menurutnya, kehebatan dan visi besar seorang gubernur harus ditopang oleh tim bawahan yang tangguh, cerdas, dan lincah dalam mengeksekusi program hingga ke tingkat pusat.

“Gubernur NTB luar biasa, tapi itu harus dibangun dengan bawahan yang juga hebat dan gesit. Mereka harus bisa membantu kinerja daripada Gubernur,” tegas Aji Maman, usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTB Senin (19/05).

Aji Maman menyoroti peran penting Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai motor penggerak sinergi lintas sektor, terutama dalam upaya melobi dan menghadirkan anggaran dari pusat.

Baca Juga :  SK Menpora Terbit, NTB, NTT Dan DKI Jakarta Resmi Jadi Tua Rumah PON XXII Tahun 2028

“Bappeda itu harus jadi leading sector untuk menghimpun semua SKPD. Hadir di setiap kementerian, hadir bersama kepala daerah, hadir bersama DPR dan perwakilan di sana. Itulah sinergitas yang harus dibangun. Kalau tidak begitu, bagaimana bisa berubah wajah NTB ini? Bagaimana bisa jadi Makmur dan Mendunia?,” ujarnya.

Politisi PAN vokal ini juga memberikan apresiasi atas kedekatan Gubernur NTB dengan para menteri hingga Presiden RI. Namun ia menekankan bahwa kedekatan itu harus dibuktikan dengan hasil nyata berupa anggaran dan program strategis yang bisa dirasakan langsung masyarakat.

Baca Juga :  Bantuan Program Cooling System Propam Polda NTB Sasar Kusir Cidomo di Mataram

“Saya luar biasa mengapresiasi kedekatan Gubernur dengan para menteri, bahkan Presiden. Tapi kepala daerah juga harus bisa menghadirkan uang untuk daerah. Harus ada kongkretnya. Dekat Menteri dan Presiden Tak Berguna Kalau Program dan Duit Tak bisa bawa pulang Buat Daerah. Kalau cuma dekat, tapi tidak ada hasil ril untuk daerah, ya susah juga,” tandasnya.

Pernyataan Aji Maman menjadi pengingat penting bahwa visi besar NTB “Makmur dan Mendunia” tidak akan tercapai tanpa kerja keras, koordinasi efektif, dan keberanian membawa pulang manfaat nyata dari pusat ke daerah.

 

Berita Terkait

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan
Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat
Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya
SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru
Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini
Bupati Sumbawa Jemput Bola ke NAM Air, Dorong Rute Baru Pacu Investasi dan Ekonomi
Gubernur NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba, Miq Iqbal: Pekan Depan Arah Penanganan Diputuskan
KPU NTB Gandeng BKKBN, Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilih Pemula
Berita ini 335 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:31 WIB

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:03 WIB

Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:02 WIB

SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:52 WIB

Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini

Berita Terbaru