Dukung PPS, Sekda NTB: Siapa Tahu Sumbawa Jadi Brunei, Lombok Jadi Singapura

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 16:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dukungan terhadap pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) terus mengalir. Kali ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan sikap positif terhadap aspirasi tersebut.

Sekretaris Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi, langsung menerima massa aksi yang menggelar unjuk rasa di Gedung Sangkareang, Kompleks Kantor Gubernur NTB. Dalam pertemuan itu, Gita menyatakan dukungannya terhadap pembentukan PPS.

Di akhir pertemuan, Gita bahkan turut menandatangani dokumen rekomendasi pembentukan PPS yang diajukan oleh massa aksi.

“Kita menjemput kesejahteraan bersama. Bukan bertanding tapi bersanding dengan sebaik-baiknya,” ujar Lalu Gita. Kamis (15/5).

Ia kemudian menyampaikan harapannya terkait masa depan Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok yang bisa berkembang seperti negara-negara maju di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Borong Penghargaaan HUT ke-66, Pemprov NTB Juga Raih Jamkrida Award 2024

“Siapa tahu Pulau Sumbawa seperti Brunei Darussalam dan Lombok adalah Singapura. Hidup dengan sektor jasa, why not,” tambahnya.

Meski demikian, Gita mengingatkan bahwa hingga saat ini masih berlaku moratorium pemekaran daerah otonom baru (DOB) secara nasional. Ia memandang aksi ini sebagai bagian dari upaya konsolidasi masyarakat dalam menyambut kemungkinan dibukanya kembali peluang pemekaran oleh pemerintah pusat.

“Saya kira aksi hari ini sebagai bentuk konsolidasi sebelum dibukanya moratorium,” tuturnya.

Dalam pernyataannya, Gita juga mengimbau agar perjuangan pembentukan PPS tidak digiring ke arah konflik budaya maupun sentimen negatif. Ia mengingatkan agar aspirasi disampaikan dengan cara yang simpatik dan tidak merugikan masyarakat.

“Jangan sampai ada blokade karena yang akan rugi masyarakat sendiri. Ini hal (tuntutan pemekaran daerah, Red) yang biasa saja. Dengan pemekaran, Insya Allah makin banyak yang mengurus masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Fakta Persidangan Dibuang, BAP Jadi Raja, Iwan Slenk Ledek Vonis 16 Tahun PN Praya Lombok Tengah

Aksi unjuk rasa yang digelar berlangsung damai dan tertib, dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Tidak ada laporan insiden atau bentrokan selama aksi berlangsung.

Wacana pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa memang telah lama menjadi aspirasi masyarakat di wilayah tersebut. Mereka meyakini bahwa dengan terbentuknya provinsi baru, pembangunan dapat dilakukan secara lebih merata dan sesuai dengan kebutuhan lokal.

Semangat untuk menjadikan Pulau Sumbawa sebagai provinsi tersendiri terus berkobar. Masyarakat berharap agar pemerintah pusat segera membuka kembali keran pemekaran daerah dan memberi ruang bagi wilayah yang telah siap naik status menjadi provinsi.

Berita Terkait

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Pelopor NTB Raih Penghargaan, Ini 5 Nama ke Seleksi Nasional
Berita ini 228 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Berita Terbaru