Tak Hanya Bulog, Wakil Ketua DPRD Bima Desak Perusahaan Serap Jagung Sesuai HPP

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, Nazaruddin, mendesak dua perusahaan besar yakni PT SUL dan PT CPI agar menyerap jagung petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, yakni Rp 5.500 per kilogram.

“Bukan hanya Bulog, kami juga mendorong perusahaan swasta seperti PT SUL dan PT CPI untuk membeli jagung petani sesuai HPP,” tegas Nazaruddin kepada media, Jumat (2/5/2025).

Politisi Partai NasDem ini menekankan bahwa HPP yang ditetapkan oleh pemerintah harus menjadi acuan bagi seluruh pembeli jagung di lapangan, baik BUMN maupun swasta. Menurutnya, harga tersebut merupakan bentuk perlindungan terhadap petani agar tidak dirugikan saat panen raya.

Baca Juga :  Guru Besar Unram Dukung Penuh IPR Koperasi: Ide Brilian Kapolda Jangan Sampai Gagal, Pemprov NTB Jangan Lelet

“Harga Rp 5.500 per kg itu bukan sekadar angka, tapi instrumen kebijakan untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

DPRD Kabupaten Bima, lanjut Nazaruddin, bahkan telah bersurat langsung ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk meminta evaluasi dan penegasan agar HPP jagung benar-benar dilaksanakan oleh semua pihak.

Baca Juga :  BPS: Nilai Tukar Petani Provinsi NTB Tahun 2024 Naik 1,46 Persen

“Kami sudah menyurati Bapanas agar mempertegas soal pelaksanaan HPP di lapangan,” katanya.

Ia juga memastikan DPRD akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pembelian jagung, guna memastikan hak-hak petani terpenuhi dan hasil panen mereka benar-benar bernilai.

“Kami akan mengawasi secara ketat dan memastikan perusahaan membeli jagung sesuai HPP. Petani harus merasa aman, terlindungi, dan sejahtera,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji
Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Berita Terbaru