Seleksi SPPI Kacau! Lulus Tapi Digugurkan, HMI MPO Badko Bali Nusra Ancam Kepung Korem 162/Wira Bhakti

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Proses seleksi Sekolah Pembentukan Perwira Integratif (SPPI) kembali menuai sorotan tajam. Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO BADKO Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), Abdul Halik, meluapkan kegeramannya atas dugaan ketidakberesan dalam kelulusan sejumlah peserta.

Halik mengungkapkan adanya indikasi kuat permainan dalam proses seleksi. Ia membeberkan data bahwa beberapa peserta yang secara resmi dinyatakan lulus melalui notifikasi email dan akun resmi SPPI, justru ditolak mengikuti pendidikan dengan alasan yang tak masuk akal.

“Saya temukan sendiri, ada peserta yang dinyatakan lulus tapi tiba-tiba tak bisa ikut pendidikan. Alasannya dari ketua panitia seleksi hanya karena ‘belum rezeki’. Ini lucu dan tidak bisa diterima akal sehat,” tegas Halik. Rabu 23 April 2025.

Baca Juga :  GP Ansor NTB Gelar Muskerwil Rakorwil, Fokus Penguatan Struktur, Kaderisasi dan Ekonomi

Ia menilai ketidakpastian ini merupakan bentuk ketidakprofesionalan panitia seleksi dan mencederai prinsip keadilan dalam proses rekrutmen calon perwira.

Hingga saat ini, menurut Halik, belum ada klarifikasi resmi dari ketua panitia seleksi atas kejanggalan yang muncul pasca pengumuman kelulusan. Situasi ini membuat publik, khususnya peserta seleksi, berada dalam ketidakpastian dan kekecewaan mendalam.

HMI MPO BADKO Balinusra secara tegas mendesak Danrem dan Panitia Pusat (Panpus) SPPI untuk segera memberikan penjelasan terbuka dan transparan terkait polemik ini.

“Jika persoalan ini tidak ditanggapi secara serius dan tidak ada alasan yang kongkret, kami tidak segan-segan akan turun ke jalan dan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di kantor Korem 162/ Wira Bhakti. Kami juga akan bersurat resmi ke Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI,” ancam Halik.

Baca Juga :  Siswa SMA 1 Dompu dan SMA 1 Woja Terpilih Menjadi Paskibraka Provinsi NTB HUT RI ke-79

HMI MPO menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal isu ini hingga tuntas, demi menjaga integritas lembaga dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh peserta yang merasa dirugikan.

“Jangan main-main dengan masa depan pemuda bangsa. Seleksi semacam ini harus bersih, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Terpisah, dihubungi Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti (WB) Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan.

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru