KPU NTB Nggak Cuma Jago Hitung Suara, Tapi Juga Jago Nahan Nafsu-Rp19,16 Miliar Sisa Pilgub Dibalikin ke Pemprov

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB mengembalikan sisa dana hibah penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 sebesar Rp19,16 miliar kepada Pemerintah Provinsi NTB. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid, kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di ruang kerja gubernur pada Rabu 9 April 2025.

Dalam kesempatan tersebut, KPU NTB juga memperkenalkan program strategis bertajuk Pelopor Desa Demokrasi, sebagai upaya penguatan budaya demokrasi dari tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Potret NTB Buram, HMI Bali Nusra Tantang Penguasa di Panggung Terhormat 1 Mei Nanti

Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi atas keberhasilan KPU NTB dalam menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 yang berlangsung aman dan damai.

“Sudah waktunya kita berpikir ke depan. Lima tahun ke depan harus lebih baik, dengan belajar dari pengalaman sebelumnya,” ujar Iqbal.

Ia juga menyambut baik gagasan Program Pelopor Desa Demokrasi dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh, termasuk melalui kajian pendanaan bersama dan skema kolaboratif.

Sementara itu, Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid, menjelaskan bahwa dari total dana hibah sebesar Rp138 miliar, sisa anggaran Rp19,16 miliar telah dikembalikan ke kas daerah.

Baca Juga :  Usai Dilantik Presiden di Istana Negara, Ini Kata Gubernur Baru NTB Doktor Lalu Muhammad Iqbal

Khuwailid juga memaparkan bahwa program Pelopor Desa Demokrasi bertujuan membangun kualitas demokrasi berbasis masyarakat desa. Pada Pilgub sebelumnya, program ini telah dilaksanakan di 15 desa percontohan.

“Kami berharap program ini bisa diperluas dengan dukungan Pemprov NTB, DPRD, dan para pemangku kepentingan. Demokrasi bukan hanya soal pemilihan, tapi juga soal membangun budaya berdemokrasi,” tegasnya.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru