SUMBAWAPOST.com, Mataram – Sebanyak 1.583 personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H di Nusa Tenggara Barat (NTB). Personel ini terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis.
Kapolda NTB, Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.I.K., menyatakan bahwa seluruh personel akan bertugas dalam Operasi Ketupat Rinjani 2025, yang berlangsung mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Operasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik, keamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata selama libur Lebaran.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat agar mudik berjalan aman dan nyaman. Pengamanan akan difokuskan pada jalur transportasi utama, terminal, pelabuhan, bandara, serta titik rawan kemacetan dan kriminalitas,” ujar Kapolda NTB.
Selain pengamanan jalur mudik, personel juga akan melakukan peningkatan patroli, pengaturan lalu lintas, serta pengamanan objek vital dan tempat wisata yang diprediksi akan dipadati pengunjung pasca-Lebaran.
Pengamanan Ketat di Titik Rawan
Polda NTB telah memetakan beberapa titik rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama di jalur-jalur utama yang menghubungkan antarwilayah.
“Selain itu, pengamanan ekstra juga akan dilakukan di pusat-pusat keramaian seperti pasar tradisional, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata favorit di NTB,”ungkap Kapolda.
Guna mengantisipasi gangguan keamanan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan pos-pos pengamanan dan pelayanan di berbagai lokasi strategis.
“Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan layanan kepolisian jika mengalami kendala saat mudik,”imbau Kapolda NTB..
Dengan pengerahan 1.583 personel gabungan, diharapkan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di NTB dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.










