Mantan TKI dan Honorer Kesehatan Dibekuk Polisi Saat Pesta Narkoba di Lombok Barat

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Suasana mencekam pecah di Narmada Kabupaten Lombok Barat. Warga Desa Selat, Kecamatan Narmada, dibuat geger saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi sarang pesta sabu. Dalam operasi yang berlangsung Selasa 18 Maret 2025, pukul 02:00 WITA, polisi berhasil mengamankan dua pria terduga pengguna narkoba, yakni MM (26) dan MA (32).

Tak disangka, salah satu pelaku adalah honorer di Puskesmas Lombok Barat. MA, yang selama ini dikenal sebagai tenaga kesehatan, justru tertangkap dalam penggerebekan. Sementara itu, MM ternyata seorang residivis kasus pencurian dan mantan TKI Malaysia, yang baru saja bebas dari penjara beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Inilah Sejumlah Petinggi Polda Dan Kapolres di NTB yang Dimutasi, Kapolda Gunawan Sampaikan Hal ini

Saat penggeledahan, polisi menemukan satu plastik klip berisi kristal bening diduga sabu seberat 0,46 gram, alat hisap (bong), serta sebuah handphone yang dicurigai digunakan untuk transaksi narkoba. Tak hanya itu, petugas juga menggeledah rumah tersebut, tetapi tidak menemukan narkoba tambahan.

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., mengungkapkan bahwa operasi ini bermula dari laporan warga yang resah karena rumah tersebut kerap dijadikan tempat pesta narkoba.

“Setelah penyelidikan mendalam, kami langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menemukan barang bukti yang menguatkan dugaan bahwa mereka adalah pengguna aktif,” tegasnya.

Baca Juga :  Satu Keluarga di Mataram Kompak Dagang Sabu, Paman dan Keponakan Bareng-Bareng Masuk Bui

Setelah diperiksa, hasil tes urine kedua pelaku positif mengandung methamphetamine, menegaskan bahwa mereka memang pengguna narkoba.

“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika terbukti hanya sebagai pengguna, mereka akan dirujuk ke BNN untuk menjalani rehabilitasi,” tambah Kasat Narkoba.

Pengungkapan ini menjadi peringatan keras bagi pengguna dan pengedar narkoba di NTB. Polresta Mataram berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika dan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku.

 

 

Berita Terkait

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Berita Terbaru