Mengejutkan! Ayah dan Anak Jadi Dalang Pencurian dan Penyembelihan Sapi Hamil di Lombok Utara

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Utara – Aksi pencurian sapi di Dusun Oman Telaga, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, berakhir tragis bagi para pelaku. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Tim Puma Satreskrim Polres Lombok Utara berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap lima orang yang terlibat, Minggu 16 Maret 2025.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu AKP Punguan Hutahaean, S.Tr.K., S.I.K., mengungkapkan bahwa para tersangka terdiri dari R alias Amaq Lentok (50), JHS (18) yang masih berstatus pelajar, M alias Amaq Ayu (47), MJN alias Muri (37), dan R (40).

Baca Juga :  Selamat, 30 Anggota DPRD Lombok Utara 2024-2029 Resmi Dilantik

“Mereka semua merupakan warga Kecamatan Gangga,”sebutnya.

Kronologi Pencurian: Sapi Hamil Raib dari Kandang

Kasus ini bermula pada Sabtu, 15 Maret 2025, ketika korban, Nupimen (54), mendapati satu ekor sapi betinanya yang sedang hamil hilang dari kandang. Sapi berwarna hitam tanpa tanduk itu awalnya berjumlah enam ekor, namun saat diperiksa pukul 09.00 Wita, korban mendapati hanya tersisa lima ekor.

“Sempat mencari bersama warga dengan menelusuri jejak kaki sapi, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi,”terang Punguan Hutahaean.

Kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp13 juta.

Perburuan Pelaku Dimulai

Tim Puma Polres Lombok Utara yang dipimpin Katim Puma, Bripka M. Teguh Imam Saputra, S.H., langsung bergerak cepat. Penyelidikan intensif membuahkan hasil pada Sabtu malam pukul 22.00 Wita, polisi berhasil menangkap dua pelaku pertama, yaitu M alias Muri dan M alias Amaq Ayu.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, Status Medsos Warga Kota Bima Dipantau Tim Cyber

“Dari interogasi awal, keduanya mengaku berperan sebagai tukang potong sapi dan menyebut bahwa pencurian dilakukan oleh R alias Amaq Lentok bersama anaknya, JHS,”ungkapnya.

Tak mau kehilangan jejak, tim langsung bergerak ke rumah Amaq Lentok. Pada Minggu dini hari pukul 01.00 Wita, polisi akhirnya menangkap sang otak pencurian, R alias Amaq Lentok, serta anaknya JHS

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru