SUMBAWAPOST.com, Sumbawa – Warga Perumahan Samota Residence akhirnya angkat suara. Masalah air bersih yang selama ini menghantui mereka menjadi sorotan utama dalam rapat hearing antara Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Perumdam Batulanteh, PT. Mitra Harmoni (developer), serta berbagai instansi terkait, Kamis (6/3/2025).
Dipimpin Ketua Komisi II DPRD, I Nyoman Wisma, S.I.P., rapat ini berlangsung panas dengan desakan agar Perumdam Batulanteh dan pengembang segera menyelesaikan keluhan warga yang sudah terlalu lama dibiarkan.
Hasil rapat ini menghasilkan rekomendasi tegas:
1. Perumdam Batulanteh wajib meningkatkan distribusi air hingga dua kali sehari agar kebutuhan warga terpenuhi.
2. PT. Mitra Harmoni diperintahkan segera berkoordinasi dengan Perumdam Batulanteh untuk memastikan suplai air stabil.
3. Distribusi air harus tertib! Warga dilarang menggunakan pompa air secara ilegal, dan pelanggan yang menunggak harus segera melunasi tagihannya.
4. DPRD mendorong percepatan proyek intake Ai Ngelar dan revitalisasi SPAM Semongkat guna mengatasi krisis air dalam jangka panjang.
5. Pemkab Sumbawa didesak segera merencanakan pembangunan sumber air payau untuk meningkatkan pelayanan di Samota dan Kecamatan Labuhan Badas.
Rapat ini menjadi peringatan keras bagi pihak terkait bahwa krisis air di Samota Residence bukan lagi sekadar keluhan, melainkan alarm darurat yang harus segera ditangani.










