Krisis Air di Samota Residence, DPRD Sumbawa ‘Semprot’ Perumdam Batulanteh dan Developer

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 9 Maret 2025 - 10:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa – Warga Perumahan Samota Residence akhirnya angkat suara. Masalah air bersih yang selama ini menghantui mereka menjadi sorotan utama dalam rapat hearing antara Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Perumdam Batulanteh, PT. Mitra Harmoni (developer), serta berbagai instansi terkait, Kamis (6/3/2025).

Dipimpin Ketua Komisi II DPRD, I Nyoman Wisma, S.I.P., rapat ini berlangsung panas dengan desakan agar Perumdam Batulanteh dan pengembang segera menyelesaikan keluhan warga yang sudah terlalu lama dibiarkan.

Baca Juga :  Kapolresta Mataram Siap ‘Pasang Badan’ Kawal Beras SPHP dan Sikat Oplosan

Hasil rapat ini menghasilkan rekomendasi tegas:

1. Perumdam Batulanteh wajib meningkatkan distribusi air hingga dua kali sehari agar kebutuhan warga terpenuhi.
2. PT. Mitra Harmoni diperintahkan segera berkoordinasi dengan Perumdam Batulanteh untuk memastikan suplai air stabil.
3. Distribusi air harus tertib! Warga dilarang menggunakan pompa air secara ilegal, dan pelanggan yang menunggak harus segera melunasi tagihannya.
4.  DPRD mendorong percepatan proyek intake Ai Ngelar dan revitalisasi SPAM Semongkat guna mengatasi krisis air dalam jangka panjang.
5. Pemkab Sumbawa didesak segera merencanakan pembangunan sumber air payau untuk meningkatkan pelayanan di Samota dan Kecamatan Labuhan Badas.

Baca Juga :  Wagub NTB Ingatkan Pelestarian Budaya Bima Bukan Cuma Urusan Tetua, Tapi Tugas Semua Perempuan

Rapat ini menjadi peringatan keras bagi pihak terkait bahwa krisis air di Samota Residence bukan lagi sekadar keluhan, melainkan alarm darurat yang harus segera ditangani.

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB