Jembatan Ujung Kalate Roboh, Bupati dan Wabup Bima Turun Tangan Pastikan Perbaikan Cepat

Avatar

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Jembatan Ujung Kalate yang menjadi akses vital penghubung Kecamatan Ambalawi dan Kelurahan Kolo, Kota Bima, mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Kejadian ini membuat akses masyarakat terganggu, memicu perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bima.

Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy turun langsung ke lokasi untuk memastikan langkah-langkah perbaikan segera dilakukan. Mereka didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Bima Rafidin, S.Sos, Kepala Pelaksana BPBD Drs. Isyrah, Kadis PUPR Suwandi ST., MT., serta pejabat lainnya.

Baca Juga :  Press Release Polres Bima Kota Rasa Film Aksi: Tersangka Berjejer, Pejabat Lengkap

Komitmen Perbaikan Cepat

Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat kondisi ini. Ia segera menginstruksikan Dinas PUPR untuk mengerahkan alat berat guna mempercepat proses rekonstruksi. “Jembatan ini memiliki peran strategis, sehingga harus segera ditangani dengan skema tanggap darurat,” ujarnya di lokasi peninjauan.

Sementara itu, Kadis PUPR Suwandi ST., MT. mengungkapkan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah pembangunan jembatan darurat, pemasangan bronjong di sisi kiri dan kanan abutmen (struktur penyangga jembatan), serta penimbunan kembali area yang runtuh akibat terjangan air bah.

Baca Juga :  Muat Kayu Ilegal, Polres Bima Tetapkan Seorang Perempuan dan Dua Pria Jadi Tersangka

Akses Terhambat, Warga Harapkan Solusi Cepat

Kerusakan jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 6 meter ini menyebabkan gangguan aktivitas masyarakat, terutama dalam mobilitas barang dan orang. Warga setempat berharap proses perbaikan berjalan cepat agar akses kembali normal.

Pemerintah Kabupaten Bima berjanji akan mengawal proses perbaikan ini dengan serius agar masyarakat tidak terdampak lebih lama. Semua pihak diharapkan bersinergi untuk memastikan rekonstruksi berjalan lancar dan selesai dalam waktu sesingkat mungkin.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru