Mahasiswa KKN Unram di Desa Setiling Sulap Kotoran Sapi Jadi Biogas

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah- Kelompok Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) di Desa Setiling Batukliang Utara berhasil menyulap kotoran sapi menjadi biogas.

Inovasi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat, terlebih penggunaan Gas elpiji 3 kilogram terancam langka dan harganya semakin mahel.

Ketua kelompok KKN , Lalu Dodi Nike Lauda memaparkan bahawa biogas adalah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah energi dan masalah limbah. Pengembangan energi yang terbarukan ini sekaligus sebagai bentuk pemberdayaan di Desa Setiling.

“Selain mengatasi masalah limbah di desa ini, juga memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat,” ucapnya.

Kehadiran biogas tidak hanya memberikan manfaat energi, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal ‘Nyetrum’ Unram: Kalau Bali Punya Pantai, NTB Punya Energi

Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram di Desa Setiling berharap biogas dapat menjadi sumber energi yang berkelanjutan dan mandiri bagi masyarakat.

Acara peresmian ini juga dirangkaikan dengan demonstrasi penggunaan instalasi biogas oleh mahasiswa KKN PMD Unram.

Pihaknya sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak. Dia berharap biogas di Desa Setiling dapat menjadi contoh sukses bagi daerah lain dalam memanfaatkan energi terbarukan untuk kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, kegiatan pengembangan instalasi biogas untuk kegiatan kelompok wanita tani ini merupakan kontribusi mahasiswa KKN terhadap beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan global (SDGs).

Di antara tujuan tersebut ialah SDG 5 kesetaraan gender, SDG 7 energi terbarukan dan terjangkau, dan SDG 13 penanganan perubahan iklim.

Baca Juga :  KPU NTB Minta Doa Kiai Sepuh NU Agar Sukses Pilkada Serentak 2024

Ia menjelaskan, dalam proses pembuatan biogas, bahan yang diperlukan mudah diperoleh, terutama di wilayah pedesaan, yaitu (kompor) berbahan kotoran sapi. Kotoran sapi ini merupakan salah satu penghasil gas metana (CH4) yang merupakan gas rumah kaca yang dapat menyebabkan pemanasan global.

“Biogas ini dapat mengurangi pelepasan gas metana ke udara dan dapat menjadi antisipasi pencegahan perubahan iklim” Jelasnya.

Sebagai tindak lanjut pengembangan inovasi ini, terjalin Kerja sama antara mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram, Kelompok Wanita Rani Senamian, dan Yayasan Rumah Energi. Adanya instalasi biogas ini nantinya sangat berguna bagi masyarakat.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:55 WIB

Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB