Viral Polisi Beck Up dan Jadi Bandar Narkoba di NTB, Somasi Narkoba Minta APH Bentuk Tim Pencari Fakta

Avatar

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2024 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Maraknya peredaran Narkoba membuat lapisan masyarakat pertanyakan kinerja kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas peredaran Narkoba di NTB.

Dalam kasus terbaru viral di media sosial isu dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian yang ikut memback up bandar Narkoba di Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima yang diposting oleh akun Facebook Badai NTB.

Menanggapi kasus tersebut, Lembaga Somasi Narkoba NTB meminta pihak kepolisian, BNN dan TNI mengusut tuntas dan mencari fakta dari isu dugaan dan keresahan masyarakat tersebut.

“Harusnya sekarang, BNN, Kepolisian dan TNI segera membentuk tim pencari fakta untuk mengusut kebenaran dari isu yang sedang viral ini,” ujar Pendiri Somasi Narkoba NTB, M. Ihwan, S.H.,M.H di Mataram Senin 30 Desember 2024.

Baca Juga :  Jalan Berlumpur Merenggut Nyawa Balita, Pemkab Bima Tanggapi Inpres Jalan Prioritas dan Aspirasi BRAIN

Ihwan Slank sapaan akrabnya mengatakan tingkat kepercayaan masyarakat pada institusi penegak hukum sedang menurun sehingga dalam penanganan kasus ini harus melibatkan unsur dari masyarakat.

“BNN, Kepolisian dan TNI harus melibatkan pegiat-pegiat sosial yang konsen terhadap pemberantasan narkoba,” katanya.

Hasil dari tim pencari fakta ini nantinya akan dipublikasikan sehingga dapat memberikan informasi yang akuntabel dan transparan.

“Sehingga semua terlibat dan validasi kebenarannya lebih dapat dipercaya sama masyarakat,” tegasnya.

Tentang Somasi Narkoba NTB

Somasi Narkoba NTB merupakan Lembaga swasta yang mengakomodir pegiat-pegiat sosial yang konsen pada pemberantasan Narkoba.

Baca Juga :  Badai NTB Kembali Bikin Panas: Daftar Jaringan Narkoba Bima Dibongkar, Ada Istri Mantan Kapolsek dan Oknum Anggota DPRD

Lembaga ini didirikan atas dasar keresahan masyarakat akan maraknya peredaran Narkoba di NTB yang dikenal sebagai daerah yang religius dengan julukan seribu masjid (Pulau Lombok).

“Lembaga ini, pendiri dan pengurusnya dari berbagai unsur ada lawyer, Aktivis, LSM, Pegiat sosial anti Narkoba, Jurnalis dan masyarakat yang peduli pada kasus Narkoba,” ujar Ihwan Slank.

Ihwan mengatakan Lembaga Somasi Narkoba NTB saat ini tengah diurus Badan Hukumnya dan dalam waktu dekat akan hearing ke Polda NTB untuk mempertanyakan keberlanjutan penindakan isu yang sedang viral.

“Pokoknya segera akan kita agendakan untuk hearing, karena pengurus semuanya sudah terbentuk,” tandasnya.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 327 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru