Banjir Rendam 2.206 Rumah di 7 Desa Kabupaten Bima

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 03:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Hujan lebat mengakibatkan bencana banjir di 7 Desa Kabupaten Bima dan menyebabkan ribuan rumah warga terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Isyrah dalam keterangan yang diterima media ini menyebutkan, banjir tersebut terjadi luapan air dari arah gunung sehingga tidak mampu ditampung saluran drainase.

“Air dari arah pegunungan deras dengan debit yang banyak sehingga meluap dan menggenangi pemukiman warga,” tuturnya. Senin (23/12/2024) malam.

Sejauh ini, tidak ada korban dalam bencana tersebut. Namun informasi yang diperoleh ada salah seorang warga Desa Sumi yang terjebak di kebun.

“Kita sudah terjunkan perahu karet ke lokasi untuk melakukan upaya evakuasi terhadap korban,” terangnya.

Pihak BPBD masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah warga yang terendam maupun kerugian lain yang timbul akibat bencana ini.

“Data terakhir yang berhasil kami rangkum 2.206 rumah terendam tersebar di 7 desa Kabupaten Bima,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Drs. Isyrah.

Baca Juga :  Subuh-subuh Bukan Cari Pahala, Dua Pria Kota Mataram Ini Malah Curi Kotak Amal

Bencana banjir kali ini terparah di Desa Sumi Kecamatan Lambu yang merendam 1.130 rumah. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Banjir tersebut disebabkan hujan lebat yang terjadi mulai pukul 15.00 wita hingga pukul 18.00 wita.

Tidak hanya itu, Isyrah menjelaskan, di Desa Kore Kecamatan Sanggar terjadi banjir setinggi lutut orang dewasa yang mengakibatkan 55 unit rumah terendam.

Di Desa Sandue Kecamatan Sanggar kembali diterjang banjir setinggi lutut orang dewasa 61 unit rumah terendam dan terdampak.

Di Desa Boro Kecamatan Sanggar juga terjadi banjir setinggi lutut orang dewasa yang mengakibatkan 60 unit rumah terendam.

Isyrah mengatakan, bencana terparah terjadi di Desa Sumi Kecamatan Lambu yang mengakibatkan 1.130 rumah terendam.

Baca Juga :  Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

“Banjir di Desa Sumi dan sekitarnya mulai terjadi pukul 16.00 wita dan pukul 18.00 wita air mulai surut,” terangnya.

Di Desa Soro Kecamatan Lambu terjadi banjir setinggi antara 70 centimeter yang mengakibatkan 600 unit rumah terendam dan terdampak.

Di Desa Rato Kecamatan Lambu terjadi banjir setinggi antara 70 centimeter yang mengakibatkan 200 unit rumah terendam dan terdampak.

Di Desa Melayu Kecamatan Lambu juga terjadi bencana banjir setinggi antara 70 cm yang mengakibatkan 100 unit rumah terendam dan terdampak.

Di Desa Kale’o Kecamatan Lambu terjadi musibah longsor tanah tebing gunung mengakibatkan tembok rumah milik Heriyanto roboh dan tertimbun tanah pada bagian belakang.

“Tidak ada korban jiwa dan kebutuhan yang mendesak berupa bantuan logistik untuk korban terdampak banjir, air bersih dan tenaga Kesehatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru