HBK Peduli Berkomitmen Perhatikan Kesehatan Masyarakat Pulau Lombok

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost.com, Lombok Tengah – Yayasan HBK Peduli melanjutkan kegiatan bakti sosialnya di Kabupaten Lombok Tengah. Setelah sebelumnya menggelar acara di Kecamatan Kopang, kali ini Tim Yayasan HBK Peduli menyambangi Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Ketua Yayasan HBK Peduli Rannya Agustyra Kristino bersama Ibundanya yakni Ibu Dian BK disambut hangat masyarakat Sengkol saat tiba di lokasi. Tim kesehatan HBK Peduli telah tiba terlebih dahulu di lokasi acara. Selain memberikan cek kesehatan dan pengobatan gratis, HBK Peduli juga bagi-bagi telur kepada masyarakat.

“Berembe kabar? Sehat? Inaq inaq, amaq amaq, papuq semeton jari yang ada di sini, masih ingat sama saya? Alhamdulillah masih ingat,” kata Rannya menyapa masyarakat pada Jumat 21 September 2024

Rannya memohon doa agar dirinya dan keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan rezeki yang lancar. “Mohon doa ke depan dari sisi karir diperlancar, diberikan kesehatan agar kita bisa terus menjalin tali silaturrahim,” bebernya.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu mengaku, Yayasan HBK Peduli dan Partai Gerindra berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan beragam kegiatan sosial. Salah satu yang menjadi perhatian mereka adalah kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati KSB Buka Pekan Olahraga Korpri 2025, Ajak ASN Perkuat Semangat Kebersamaan

Rannya berharap, pelayanan pengobatan gratis itu dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama bagi para lansia dan anak-anak. Pihaknya berkomitmen untuk terus berbuat bagi masyarakat, apapun kondisi dan situasinya. Hal itu, kata Rannya merupakan salah satu pesan Ayahandanya.

“Yayasan HBK Peduli ini akan terus menyapa masyarakat dengan berbagai macam kegiatan sosial. Sekarang ini pengobatan gratis. Kemudian penyaluran air bersih masih kita lakukan, nanti kita kita akan mencari kegiatan-kegiatan lain,” bebernya.

“Yayasan HBK Peduli akan tetap berkomitmen membantu masyarakat sesuai dengan tujuan pendiriannya,” sambungnya.

Menurut Rannya, selain urusan pendidikan dan infrastruktur, kesehatan masyarakat terutama lansia dan anak-anak juga mesti menjadi perhatian bersama semua pihak. Usai memberi sambutan, Rannya juga turut menyaksikan pemberian pelayanan kesehatan gratis.

Dalam kesempatan itu, Rannya juga mengungkap amanah dan pesan dari Almarhum Ayahandanya yakni H. Bambang Kristiono (HBK). Ia berharap, setiap kegiatan sosial yang dilakukan dapat menjadi amal jariyah Almarhum Ayahadanya, HBK.

Baca Juga :  Rhoma Irama Ungkap Alasan Dukung Pasangan LazAdha di Pilkada Lobar 2024

“Ini amanah Almarhum Ayahanda saya untuk selalu peduli kepada nasib masyarakat. Semoga kegiatan ini juga menjadi catatan amal jariyah beliau,” ujar Rannya yang diaminkan masyarakat yang hadir.

Di tempat yang sama, perwakilan pemuda Desa Sengkol mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas uluran tangan Yayasan HBK Peduli. Mereka meminta HBK Peduli untuk lebih sering turun melihat kondisi masyarakat.

“Jangan bosan-bosan ke sini Kakak Rannya. Tidak ada kata lain yang bisa kami sampaikan kepada Kakak selain ucapan terima kasih yang memang selalu hadir di tengah-tengah kami,” jelasnya.

Menurut dia, masyarakat amat terbantu dengan pengobatan gratis tersebut. Terutama para petani yang memang perlu cek kesehatan secara berkala.

“Apalagi ini momentum yang bagus, sebelum kita kerja di sawah kita cek kesehatan dulu. Biar kami juga sebelum bekerja sebagai tulang punggung keluarga maupun ibu-ibu kami sudah lansia perlu dicek kesehatannya,” jelasnya.

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru