Pria di Kota Bima Pukul Seorang Ibu Hingga Bersimbah Darah, Saat Ditangkap Langsung Pucat

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Kota Bima – Seorang pria inisial AM (27) asal Asakota, Kota Bima ini sungguh tidak manusiawi melakukan penganiayaan dengan memukul dan mendorong seorang seorang ibu rumah tangga (IRT) hingga bersimbah darah, dengan luka di mulut, wajah, tangan, dan kaki.

Mendengarkan laporan dari korban, atas perbuatannya tersebut, pelaku berhasil diringkus Tim Puma 2 Sat Reskrim Polres Bima Kota, di bawah kendali Aiptu Hero Suharjo.

Informasi penangkapan ini disampaikan oleh Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, melalui Kasat Reskrim, AKP Punguan Hutahaean, pada Rabu, 21 Agustus 2024 siang.

Baca Juga :  Kapolda NTB dan BNNP NTB Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Menurut Kasat Reskrim, penangkapan AM oleh Tim Puma 2 berawal dari laporan korban pada 12 Agustus 2024. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Puma 2 yang telah mengantongi identitas pelaku segera melakukan pencarian dan pengejaran terhadap AM, yang berstatus swasta.

AKP Punguan Hutahaean menjelaskan bahwa Tim Puma 2 akhirnya mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku yang bersembunyi di wilayah Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Baca Juga :  Oknum Polisi di Polresta Mataram Minta Uang ke Tersangka Ternyata 'Berita Hoax'

“Tanpa menunggu lama, Tim Puma 2 langsung melakukan penyergapan dan menangkap pelaku tanpa perlawanan. Wajahnya bahkan terlihat pucat pasi saat digelandang menuju Mako Polres Bima Kota,”katanya.

Kini pelaku telah diamankan di Mako Polres Bima Kota guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

AKP Punguan Hutahaean, yang juga menjelaskan bahwa penganiayaan ini dipicu oleh cekcok mulut antara pelaku dan korban, “hingga membuat pelaku emosi dan melakukan tindakan kekerasan,”terangnya.

Berita Terkait

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu
Mahasiswa NTB Didorong Jadi ‘Satpam’ Demokrasi, Bawaslu Ungkap Alasannya
KPU NTB Ingatkan Parpol: SIPOL Jangan Dibiarkan Berdebu, Data Harus Rajin Diupdate
Sensus Ekonomi 2026 NTB Dikebut, 658 Ribu Usaha Bakal Didata Door to Door
Gubernur NTB Gaspol Sensus Ekonomi 2026: Jangan Lagi Pakai Intuisi, Data Itu Raja
Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum
NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik
1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:35 WIB

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:55 WIB

Mahasiswa NTB Didorong Jadi ‘Satpam’ Demokrasi, Bawaslu Ungkap Alasannya

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:49 WIB

KPU NTB Ingatkan Parpol: SIPOL Jangan Dibiarkan Berdebu, Data Harus Rajin Diupdate

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:31 WIB

Sensus Ekonomi 2026 NTB Dikebut, 658 Ribu Usaha Bakal Didata Door to Door

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:26 WIB

Gubernur NTB Gaspol Sensus Ekonomi 2026: Jangan Lagi Pakai Intuisi, Data Itu Raja

Berita Terbaru

Ketua Bawaslu NTB Itratip bersama Direktur WALHI NTB Amri Nuryadin saat melakukan diskusi terkait pemilu ramah lingkungan dan wacana E-Voting di Mataram.

Politik

Bawaslu NTB Wacanakan E-Voting untuk Pemungutan Suara Pemilu

Minggu, 21 Jun 2026 - 05:35 WIB

Gubernur NTB didampingi Sekda NTB bersama Anggota DPR RI, Kepala BPS RI, Forkopimda, serta para bupati dan wali kota se-NTB saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Mataram.

Bisnis & Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026 NTB Dikebut, 658 Ribu Usaha Bakal Didata Door to Door

Minggu, 21 Jun 2026 - 04:31 WIB