NTB Gelar Design Fashion Untuk SMK Jurusan Busana se-Pulau Lombok

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sumbawapost, Mataram –

Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Dekranasda NTB), Ir. Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, yang akrab di sapa Bunda Lale, secara resmi membuka acara Coaching Clinic Design Fashion bagi pelajar SMK Jurusan Busana se-Pulau Lombok, yang akan dilaksanakan selama dua (2) hari mulai dari tanggal (4-6/06/2024).

Acara yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas para pelajar itu berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Dekranasda se-Kota Mataram, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Perdagangan, guru, pelaku industri fashion, dan para siswa.

Dalam sambutannya, dirinya menceritakan hadirnya inkubasi Fashion ke Tiga (3) untuk pelajar SMK jurusan Busana se-Pulau Lombok itu bermula dari Fashion Show yang pernah di ikutinya dan peserta nya ada dari kalangan SMK, sehingga dirinya bertekat untuk menghadirkan pelatihan itu untuk pelajar SMK se-Pulau Lombok, dirinya juga menekankan pentingnya pembinaan dan pengembangan keterampilan desain fashion itu di kalangan pelajar SMK.

“Berawal dari Fashion yang saya ikuti dan pesertanya ada dari anak SMK, dari sana saya mulai bercita-cita anak SMK di NTB harus bisa seperti mereka” tutur Bunda Lale di Kantor PKK Provinsi NTB.

Baca Juga :  Zulkieflimansyah Apresiasi STAIS RESTO: Bukti Nyata Kemajuan Pendidikan dan Pariwisata di Sumbawa

Bunda Lale juga menambahkan Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya Dekrasnada NTB untuk mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di industri fashion. Dengan keterampilan yang mumpuni, para siswa diharapkan mampu menciptakan karya-karya yang inovatif dan bernilai tinggi, menyesuaikan dengan zaman dan trend masa kini yang di senangi anak-anak muda, sehingga kedepan anak muda juga suka dan senang menggunakan Wastra Khas NTB.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dekrasnada NTB untuk mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di industri fashion,”tambahnya.

Coaching Clinic Design Fashion ini menghadirkan narasumber dari kalangan desainer profesional yang memberikan materi tentang tren fashion terkini, teknik desain, serta pengembangan kreativitas. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung ilmu yang didapat melalui berbagai sesi workshop.

Bunda Lale menyampaikan harapannya agar kegiatan itu dapat menginspirasi para pelajar untuk terus berkreasi dan mengembangkan bakat mereka, menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber untuk berkarir baik di kancah Nasional hingga International dan tentunya dengan ciri dan khas design masing-masing.

Baca Juga :  Sekda NTB Gita Bungkam Soal Proyek Smart Class Rp49 Miliar Diduga Fiktif: Off the Record, Ada Apa?

“Adik-adik harus terus belajar dan maju harapan saya ada designer muda di NTB dan akan melanjutkan ke jenjang Nasional hingga International. Harapannya Kalau bisa peserta memiliki ciri khas masing-masing dalam mendisign,”harap Bunda Lale.

Dalam kesempatan yang sama Pemateri Coaching, Wignyo Rahadi, turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, mengingat Ketua Dekranasda NTB memulai dari pelajar SMK dan itu merupakan kesempatan yang luar biasa, belajar dari mentor-mentor yang sudah berpengalaman dalam mengikuti Fashion-Fashion Show baik dalam dan luar negeri. Dirinya berharap agar kesempatan itu jangan di sia-siakan oleh peserta coaching designer Fashion.

“Kami sangat mendukung inisiatif Dekranasda dalam mengadakan Coaching Clinic ini, Pj Ketua Dekranasda memulai dari adik-adik SMK dan menurut saya ini sangat luar biasa, dan untuk adik-adik ini jangan sia-siakan kesempatan ini,”tutupnya.

Berita Terkait

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara
Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores
UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB
Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, Bupati Jarot Dorong Rumah Singgah ODGJ
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:30 WIB

UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Berita Terbaru