Jalan Dermaga Kore Kabupaten Bima Baru Selesai Dikerjakan, Aspal Langsung Mengelupas, Warga Murka, Pemda Masih Bungkam

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aspal jalan Dermaga Kore yang terkelupas, warga menyingkirkan material agar kendaraan bisa melintas.

Aspal jalan Dermaga Kore yang terkelupas, warga menyingkirkan material agar kendaraan bisa melintas.

Bima | SUMBAWAPOST.com- Proyek pengaspalan jalan menuju Dermaga Kore, Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, kini menjadi sorotan publik. Jalan yang baru selesai diaspal pada awal Februari 2026, kondisinya sudah rusak dan lapisan aspal terlihat terangkat dalam waktu singkat.

Berdasarkan data, proyek ini dikerjakan oleh PT. Citra Harapan Persada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima. Dengan nomor kontrak 602.1/252/06.9/2025, proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp1,49 miliar dari APBD 2025.

Papan Proyek

Kerusakan Terjadi Dalam Hitungan Hari
Pengaspalan hotmix sepanjang sekitar 440 meter yang selesai pada 7-9 Februari 2026, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Pantauan Sabtu (21/2/2026) menunjukkan aspal terangkat dan terpisah dari badan jalan.
Seorang warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan rasa kecewanya.

Baca Juga :  DPRD NTB Terpilih Dilantik 2 September 2024, Sekwan Ingatkan Caleg Terpilih Wajib Setor LHKPN

“Belum sebulan selesai dikerjakan, aspal sudah mengelupas. Gimana ceritanya proyek ini bisa begitu? Padahal sudah menghabiskan anggaran besar,” ujar warga tersebut.

Hasil Aspal sebelum terkelupas

Warga lain, Efi, menambahkan. “Kami bersyukur jalan lama akhirnya diperbaiki. Tapi baru selesai, sudah terkelupas. Anggaran cukup besar, tapi kok hasilnya seperti ini?,”ungkapnya. Minggu (22/2/2026).

Kerusakan jalan menjadi viral setelah sejumlah akun Facebook mengunggah video yang memperlihatkan lapisan aspal tipis terangkat dari badan jalan. Dalam video, warga terlihat gotong royong menyingkirkan aspal rusak agar kendaraan tetap bisa melintas.

Warga menilai arus banjir yang deras menjadi faktor utama cepatnya kerusakan. Namun, mereka menekankan ada kesalahan teknis dalam perencanaan. Jalan hotmix dianggap dibangun tanpa sistem drainase yang memadai, sehingga aliran air langsung menghantam badan jalan tanpa saluran pembuangan yang terintegrasi.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Buka Simposium Kepemudaan dan Penerimaan Kader Peradah NTB 2025

Seorang warga lain menjelaskan Drainase yang baik sangat penting supaya proyek jalan tetap awet. “Kalau hanya aspal tanpa saluran air, setiap hujan turun, jalan pasti rusak lagi,”Abdul.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas PUPR Kabupaten Bima dan Bupati Bima belum memberikan tanggapan resmi terkait kerusakan ini.

Masyarakat mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kontraktor PT. Citra Harapan Persada serta pertanggungjawaban terkait kualitas material. Warga berharap perbaikan dilakukan dengan standar lebih baik dan terintegrasi dengan sistem pengendalian banjir, agar miliaran rupiah uang rakyat tidak sia-sia menjadi material terbuang di pinggir jalan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Program Kampung Nelayan Merah Putih NTB Dikebut, SPBN Jadi Kebutuhan Mendesak Nelayan
Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
Berita ini 54 kali dibaca
Jalan Dermaga Kore Bima, Aspal Rusak, Proyek PUPR Bima, Drainase Tidak Memadai, Anggaran APBD 2025

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Program Kampung Nelayan Merah Putih NTB Dikebut, SPBN Jadi Kebutuhan Mendesak Nelayan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Berita Terbaru