“ZulUhel Vs Peti Kosong”
Doktor Zulkieflimansyah salah satu politisi yang memiliki gaya politik yang hampir mirip seperti Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, disini saya tidak membandingkan doktor Zulkieflimansyah dengan sang revolusioner dunia nabi besar Muhammad Shalallahu alaihi wasallam tetapi saya melihat gaya beliau yang tidak banyak bicara tatapi memiliki kemampuan komunikasi dan diplomasi politik yang apik.
Beliau ini tau persis langkah yang harus dilakukan dan bidak mana yang di jalankan duluan, seakan-akan dalam kepala beliau sudah ada sketsa taktik yang sudah digambarkan, layaknya Leonel Messi dalam pergerakan bermain tanpa bola, ia tahu kemana ia harus berdiri dan menerima umpan untuk mencetak golnya.
Kita lihat dan perhatikan, saat orang-orang sibuk memainkan isu perpecahannya dengan Hj Rohmi, Doktor Zulkieflimansyah justru fokus menaikan elektabilitas dirinya di pulau lombok ia lakukan karena sadar bahwa ia kurang kekuatan di lombok. Saat waktu yang terjadi perpisahan elektabilitas doktor Zulkieflimansyah sudah melebihi calon lainnya “menurut survei“.
Disaat yang lain sibuk dengan menghadang doktor Zulkieflimansyah melalui partai-partai di saat itu doktor ahli politik ini mendeklarasikan dirinya maju bersama H. Suhaili (abah uhel). Nah lagi-lagi disaat yang lain sibuk dengan mencari calon pasangan dan menaikan elektoral justru doktor Zulkieflimansyah menempuh lorong gelap menembus setiap dewan pimpinan pusat partai melakukan diplomasi untuk meminang partai mereka.
Pada akhirnya lorong gelap itu menemui cahayanya dengan berlabuhnya partai berlambang bintang mercy ke pelukannya, dimana partai ini memberikan kepercayaan berupa mandat kepada salah satu calon lainnya. Pada tahap ini kepiawaiannya terbukti dalam memainkan keadaan menciptakan peluang dirinya, inilah seni berpolitik yang di tunjukan oleh seorang anak desa yang dianggap sepele oleh sekelompok politisi lokal NTB.
Melihat situasi politik saat ini, ada kemungkinan doktor Zulkieflimansyah sudah sangat paham dengan peta politik dan bahkan beliau sudah menggiring situasi ke arah yang beliau inginkan, artinya sejak awal bang Zul sudah mengatur situasi ini sehingga para penantang zul-uhel terjebak dalam permainan yang sudah beliau ciptakan. Semua penantang seakan terlihat tidak pernah serius melawan doktor Zulkieflimansyah itu yang saya lihat dan amati.
Berbagai langkah dilakukan oleh kelompok penantang ini terpatahkan begitu saja, mulai dari menjegal doktor zul kembali berpasangan dengan Hj. Rohmi hingga memainkan isu miring atau black Champaign semua telah terbantahkan.
Jika semua itu telah dilakukan dan semua terpatahkan maka pada Pilgub NTB kali ini akan terjadi sejarah baru yaitu ZulUhel vs Peti kosong.
Ujung Senja Pantai Kute
SyahArdi
Ketua Umum Relawan Garda Depan BangAbah










