Wamen Giring Bikin Heboh FORNAS VIII NTB: Main Bareng Warga, Ingatkan Budaya Harus Jadi Wajah Indonesia

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha Djumaryo, secara resmi membuka seminar bertajuk ‘Nilai Penting Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Bagi Anak’ yang digelar di Expo Dekranasda, halaman Epicentrum Mall, pada Senin (28/7). Dalam sambutannya, Giring menegaskan bahwa kebudayaan harus menjadi identitas sekaligus wajah bangsa Indonesia di mata dunia.

Acara ini terselenggara melalui kerja sama Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi dengan Pemerintah Provinsi NTB, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025.

Sebelum membuka acara, Giring bersama sang istri dan Ketua TP PKK NTB, Sinta M. Iqbal, sempat mencoba beberapa permainan tradisional yang disiapkan di lokasi. Mereka terlihat antusias bermain dan berbaur dengan peserta serta pengunjung yang hadir.

Dalam pidatonya, Wamen Giring menyampaikan kekagumannya pada kemajuan NTB di bawah kepemimpinan Gubernur, Wakil Gubernur, dan Ketua TP PKK.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda: Bule Datang Bukan Cari Rumah Sultan, Tapi Toilet yang Gak Bikin Trauma

“NTB punya potensi besar untuk mendunia dan semakin sejahtera. Kementerian Kebudayaan siap berkolaborasi mendukung langkah itu,” ungkapnya.

Giring juga menyoroti berdirinya Kementerian Kebudayaan sebagai institusi mandiri untuk pertama kalinya dalam 79 tahun sejarah Indonesia. Ia menyebut pembentukan ini sebagai terobosan luar biasa dari Presiden Prabowo Subianto.

“Ini bukti bahwa Presiden sangat mencintai kebudayaan. Beliau ingin ada kementerian yang fokus 24 jam memikirkan kemajuan kebudayaan: perlindungan, pelestarian, kemanfaatan, dan pemberdayaan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Presiden berpesan agar kebudayaan menjadi etalase terdepan kemajuan bangsa.

“Museum, galeri, festival budaya, sanggar tari, sanggar lukis, film, hingga musik, semua harus berada di garis depan,” tegas Giring.

Giring berharap penyelenggaraan FORNAS yang turut menampilkan permainan tradisional bisa menjadi agenda rutin dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

Baca Juga :  Air Mata dan Doa Warnai Pelepasan 391 Jemaah Haji Bima, Ini Pesan Penting Wagub NTB

“Permainan tradisional ini adalah memori kolektif kita. Ada di hati dan akan terus kita lestarikan,” ujarnya.

Ketua TP PKK NTB, Sinta M. Iqbal, menyampaikan terima kasih atas perhatian Kementerian Kebudayaan terhadap NTB, khususnya dalam upaya melestarikan permainan tradisional anak-anak.

“FORNAS adalah momentum yang sangat tepat untuk kembali menghidupkan permainan tradisional yang mulai terlupakan,” ucapnya.

Sinta juga menilai pelestarian permainan tradisional dapat menjadi solusi atas tantangan sosial generasi muda NTB. Ia berharap dukungan dan masukan dari Wamen Giring dapat memotivasi pengrajin serta pelaku budaya untuk mendunia.

“Apa yang disampaikan Bapak dan Ibu tadi akan menjadi dorongan besar bagi kami. Sesuai tagline NTB lima tahun ke depan, Insyaallah kita akan membawa NTB lebih makmur dan dikenal dunia,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru