Wakil Ketua Komisi III DPR RI Angkat Bicara Soal Imam Masjid di Lombok Gantung Diri Usai Diperiksa Polisi

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Utara – Misteri kematian tragis Rizkil Watoni, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus imam masjid, menggegerkan masyarakat Lombok Utara. Pria tersebut ditemukan tewas gantung diri pada Minggu 17 Meret 2025, diduga akibat tekanan dan intimidasi dari aparat kepolisian usai dituduh mencuri ponsel di sebuah minimarket.

Dugaan penyalahgunaan wewenang ini memicu kemarahan publik hingga berujung pada aksi massa yang membakar Polsek Kayangan.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, langsung angkat bicara, menuntut Polda NTB mengusut kasus ini secara serius dan transparan.

Baca Juga :  Malam Berdarah di Dompu: Tebasan Parang Renggut Nyawa, Kampung Ini Nyaris Jadi Laut Api

“Saya meminta Polda NTB melakukan investigasi serius. Jika ada oknum yang terbukti melakukan intimidasi atau pelanggaran prosedur, mereka harus ditindak tegas sesuai hukum,” tegas Sari dalam pesan WhatsApp pada Rabu malam, Rabu 19 Maret 2025.

Politisi Golkar ini juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap kepolisian berada di ujung tanduk.

“Kasus seperti ini tidak boleh terjadi lagi! Aparat harus menunjukkan profesionalisme dan memastikan tidak ada penyalahgunaan kekuasaan,” ujar Sari dengan nada tegas.

Baca Juga :  Proyek RTH Karijawa Dompu Dilaporkan ke Kejati NTB, Dugaan Mark Up dan Persekongkolan Disorot

Sementara itu, kemarahan masyarakat yang tak terbendung telah berujung pada aksi anarkis, dengan massa membakar Polsek Kayangan.

Sari berharap kepolisian bisa bertindak cepat untuk meredam eskalasi konflik dan mengembalikan ketertiban.

“Komisi III DPR RI akan terus mengawal kasus ini. Kami ingin keadilan ditegakkan dan proses hukum berjalan transparan,” pungkasnya lantang.

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru