Wagub NTB Umi Dinda Pesan: Jamu Kita, Nyawa Kita, Edukasi Obat Herbal Jadi Senjata Tingkatkan Harapan Hidup

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Dinda, menegaskan pentingnya jamu dan obat berbahan alam sebagai warisan bangsa sekaligus penopang kesehatan masyarakat. Dalam pesannya, ia menyebut ‘Jamu Kita, Nyawa Kita’, sembari menekankan bahwa edukasi obat herbal harus menjadi senjata utama untuk meningkatkan kualitas hidup dan angka harapan hidup warga NTB.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Dinda menegaskan pentingnya edukasi dan pendampingan bagi para pelaku usaha obat berbahan alam, khususnya jamu, demi menjaga kualitas kesehatan dan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pelaku usaha obat bahan alam dan stakeholder yang digelar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mataram, Senin (8/9). Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap produk herbal dan menjaga kualitas hidup warga NTB.

Baca Juga :  Pasangan Pelajar di Mataram Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Bayi

“Tentunya sebagai masyarakat yang masih memegang adat dan budaya, kita juga harus menjunjung tinggi bahwa jamu adalah salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia yang tidak dimiliki negara lain. Oleh karena itu, hari ini kita hadir dari beberapa unsur, salah satunya dari rekan-rekan gabungan pengusaha jamu, agar apa yang kita sepakati, apa yang menjadi komitmen bersama kita pada hari ini betul-betul bisa kita sampaikan ke masyarakat,” ujar Wagub Umi Dinda.

Lebih lanjut, Umi Dinda menekankan bahwa edukasi publik merupakan kunci penting. Masyarakat harus memahami kandungan bahan makanan dan obat-obatan berbahan alam yang mereka konsumsi agar lebih bijak dalam menjaga kesehatan.

Baca Juga :  NTB Mulai Ekspor Kemiri, Permintaan 60 Ton Perbulan Khusus Arab Saudi

“Saya berharap hal ini tidak terhenti sampai dengan kegiatan hari ini. Terutama dari dinas kesehatan, untuk terus melakukan pembersamaan kepada beberapa lembaga. Salah satu indikator meningkatkan IPM kita adalah di bidang kesehatan. Maka ketika kesehatan ini tidak mampu kita pertahankan atau bahkan kita tingkatkan, maka suatu hal yang mustahil bagi kita semua meningkatkan angka IPM kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Mataram, Yosef Dwi Irawan Prakarsa, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan obat bahan alam yang aman dan berkualitas. Langkah ini, katanya, akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB.

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru