Solidaritas Tanpa Jarak, ORMAWA UNDIKMA Mataram Turun Langsung Bantu Korban Banjir Aceh

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung ke lokasi bencana di Provinsi Aceh.

Aliansi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung ke lokasi bencana di Provinsi Aceh.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang luas. Ribuan warga terdampak, puluhan rumah terendam, fasilitas umum rusak, dan aktivitas masyarakat lumpuh total.

Di tengah situasi darurat tersebut, Aliansi Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram menunjukkan kepedulian nyata dengan turun langsung ke lokasi bencana.

Penyerahan Bantuan ke Korban Banjir Aceh

Aliansi ORMAWA UNDIKMA tercatat sebagai satu-satunya aliansi kampus yang hadir langsung di Aceh untuk melakukan aksi kemanusiaan.

Usai menerima laporan perkembangan bencana, Aliansi ORMAWA UNDIKMA segera melakukan koordinasi lintas organisasi mahasiswa. Penggalangan dana dilakukan secara intensif, melibatkan civitas akademika, masyarakat, serta jejaring relawan.

Pada Selasa, 9 Desember 2025, tim relawan resmi Aliansi ORMAWA UNDIKMA berangkat menuju Aceh untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga terdampak banjir.

Adapun bantuan yang disalurkan seperti Paket sembako (beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya), Pakaian layak pakai, Peralatan kebersihan, Air bersih, Perlengkapan bayi dan kebutuhan perempuan, Bantuan logistik tambahan sesuai kebutuhan di lapangan

Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, para relawan mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan warga, memberikan dukungan psikososial, serta membantu proses pembersihan lingkungan pascabanjir.

Baca Juga :  Maling Gaul Zaman Now di NTB: Nginap di Hotel Usai Bobol Rumah Kosong, Bangun-Bangun Sudah Diringkus Polisi

Kehadiran Aliansi ORMAWA UNDIKMA di lokasi bencana menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam aksi kemanusiaan nasional. Ketua Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram menegaskan, kehadiran mahasiswa merupakan wujud solidaritas dan tanggung jawab sosial tanpa memandang batas wilayah.

“Kami hadir langsung ke Aceh untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. Kebersamaan dan solidaritas sangat penting bagi para korban. Semoga kehadiran kami dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya. Dalam keterangan yang diterima media ini. Sabtu (13/12/2025).

Aksi kemanusiaan ini melibatkan seluruh elemen ORMAWA UNDIKMA, mulai dari BEM, DPM, UKM, hingga himpunan mahasiswa program studi. Kolaborasi tersebut menjadi simbol persatuan mahasiswa dalam misi kemanusiaan.

Seluruh relawan bekerja bersama melakukan pendataan kebutuhan warga, distribusi bantuan, serta dokumentasi sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kepada para donatur.

Rektor UNDIKMA Mataram menyampaikan apresiasi atas gerak cepat dan kepedulian Aliansi ORMAWA dalam membantu korban bencana. Pihak kampus menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan mahasiswa yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, masyarakat Aceh menyambut hangat kehadiran mahasiswa UNDIKMA, terutama karena bantuan tiba di saat kondisi darurat dan sangat dibutuhkan.

Baca Juga :  Jelang HUT NTB Ke-66, Pemprov Gelar Gerakan Pangan Murah

Presiden Mahasiswa UNDIKMA, Indra Awaluddin, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di Aceh merupakan bentuk komitmen kemanusiaan yang nyata.

“Saya, Indra Awaluddin selaku Presiden Mahasiswa Universitas Pendidikan Mandalika, menyampaikan bahwa kehadiran kami di Aceh merupakan bentuk nyata dari komitmen mahasiswa UNDIKMA terhadap kemanusiaan. Kami tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga harapan, keberanian, dan solidaritas untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.

Menurutnya, mengulurkan tangan bagi sesama bukan sekadar kewajiban, melainkan kehormatan bagi mahasiswa.

“Aksi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNDIKMA siap turun langsung, berdiri di garis depan, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kami akan terus menjaga semangat kepedulian ini sebagai prinsip gerakan mahasiswa,” lanjut Indra.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Aliansi ORMAWA UNDIKMA Mataram berharap dapat berkontribusi dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh. Tim relawan juga menyatakan komitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan siap menyalurkan bantuan lanjutan apabila diperlukan.

Aksi ini menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tetapi juga agen kemanusiaan yang siap hadir di tengah krisis demi Indonesia yang lebih berempati dan berkeadilan.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB