Senator Mirah Ajak Wujudkan Kepemimpinan Berbasis Pancasila: Jangan Sekadar Dihafal, Tapi Diamalkan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok – Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Minggu, 1 Juni, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, menyerukan ajakan reflektif kepada seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila.

Senator Mirah menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan jiwa yang hidup dan harus diwujudkan dalam kebijakan, tindakan, dan sikap keseharian, terutama oleh para pemegang kekuasaan dan pengambil keputusan.

“Nilai-nilai luhur dalam Pancasila harus diterjemahkan secara nyata, bukan hanya dikutip dalam pidato atau dihafal di sekolah. Ini tentang keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan kepada rakyat,” tegas Mirah.

Ia menyoroti bahwa kondisi sosial dan politik saat ini menuntut kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga berani menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, sebagaimana terkandung dalam sila kedua dan kelima Pancasila.

Baca Juga :  Tampil Beda, Peserta Upacara Milad Bank NTB Syariah Ke-60 Gunakan Pakaian Adat SASAMBO

Menurutnya, itu berarti melindungi kelompok rentan, menegakkan hukum secara adil tanpa diskriminasi, dan memastikan bahwa pelayanan publik terbebas dari praktik-praktik eksklusif dan diskriminatif.

“Krisis lingkungan, konflik identitas, dan ketimpangan sosial menjadi tantangan nyata hari ini. Dalam situasi seperti ini, Pancasila harus kembali ditegakkan sebagai fondasi moral dan etika berbangsa,” jelasnya.

Dalam konteks lokal, Senator Mirah juga mengajak seluruh kepala daerah di NTB untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang tidak semata mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menekankan pada pemberdayaan masyarakat desa, pelestarian lingkungan, serta penguatan pendidikan karakter.

“NTB dengan kekayaan budaya dan kearifan lokalnya harus menjadi contoh nyata bagaimana nilai gotong royong dan persatuan bisa diwujudkan dalam kebijakan yang inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pacu NTB ke Panggung Dunia, DPD RI Siapkan Jurus Diplomasi untuk Investasi Global

Lebih lanjut, ia juga menyoroti peran penting generasi muda dalam menjaga relevansi Pancasila di era digital. Menurutnya, anak muda harus tampil sebagai agen moderasi dan penjaga harmoni sosial di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi opini.

“Jangan biarkan Pancasila menjadi sekadar hafalan di upacara. Wujudkan melalui tindakan nyata menghargai perbedaan, menolong sesama, dan peduli terhadap kondisi sosial sekitar,” ucapnya.

Sebagai penutup, Senator Mirah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memperingati Hari Lahir Pancasila dengan semangat pembaruan, memperkuat persatuan, menolak intoleransi, dan bersama-sama mewujudkan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Mari kita jaga Pancasila bukan hanya sebagai warisan sejarah, tetapi sebagai kompas moral untuk menata masa depan bangsa yang lebih adil dan bermartabat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru