‘Ruber’ Kupas RPJMD Dompu, Akademisi: PKL Berpotensi Jadi Magnet Wisata, Asal Tak Hanya Ditertibkan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 03:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Ruber Dompu menggelar kegiatan Dialog membedah rancangan RPJMD pada Kamis 10 April 2025 di Jalan Gajah Mada 08 Dompu malam. Kegiatan ini digagas sebagai bagian dari upaya untuk menyampaikan masukan dan Kritikan terhadap Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dompu Tahun 2025–2030.

Dialog ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, tokoh masyarakat, aktivis, pemuda, komunitas, Budayawan, hingga insan pers. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Dompu serta sejumlah praktisi pembangunan daerah.

Salah satu sorotan penting datang dari Akademisi STKIP Dompu, Dr. Muhdar, yang menekankan pentingnya sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) seperti pedagang kaki lima dalam pertumbuhan ekonomi Dompu. Berdasarkan data statistik 2024, sektor ini menempati posisi kedua setelah pertanian dalam kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Dompu.

“Keberadaan UKM dan IKM tidak bisa dianggap sepele. Mereka tidak hanya berkontribusi pada ekonomi, tapi juga punya potensi besar dalam menyelesaikan persoalan sosial seperti pengangguran, narkoba, kemiskinan, bahkan kriminalitas seperti panah misterius,” ujar Muhdar.

Ia mengingatkan agar penanganan terhadap pedagang kaki lima yang merupakan bagian dari UKM tidak hanya sebatas penertiban, tetapi perlu dilanjutkan dengan penentuan lokasi atau spot khusus yang mendukung aktivitas mereka.

“Harus ada spot-spot yang layak dan difasilitasi dengan infrastruktur penjualan. Kalau bisa, konsepkan jadi kawasan wisata kuliner. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui, ekonomi hidup, pariwisata naik, masalah sosial teratasi,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia juga mendorong agar pemerintah tidak hanya memberikan ruang, tetapi juga suntikan modal dan pendampingan usaha bagi pelaku UKM dan IKM. Menurutnya, mereka adalah mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan dialog “Ruber” ini diharapkan menjadi ruang refleksi bersama sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat demi terwujudnya RPJMD Dompu yang benar-benar menjawab kebutuhan dan potensi daerah lima tahun ke depan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ir. Muttakun, menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat, khususnya dari kalangan akademisi, terkait rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan segera dibahas dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Bupati Dompu Bambang Tak Pakai Muna Pa’a, DPRD Puji Kepatuhan, Simpatisan Mantan Bupati AKJ Kritik

“Semua yang menjadi masukan dan aspirasi dari masyarakat akan saya sampaikan pada saat pembahasan nanti. Ini bentuk apresiasi dan dukungan kami terhadap perhatian teman-teman akademisi dalam diskusi malam ini,” ujar Muttakun.

Ia menegaskan bahwa forum-forum semacam ini perlu terus dilakukan sebagai bagian dari upaya kolektif dalam mengawal arah kebijakan pembangunan daerah.

“Setelah kami bahas di internal DPRD, tentu kami juga akan kembali meminta masukan, saran, bahkan kritik dari masyarakat. Karena pembangunan itu harus melibatkan semua pihak,” tambahnya.

Pernyataan ini pun memperkuat sinyal positif bahwa DPRD Dompu terbuka terhadap partisipasi publik dalam menyusun dokumen penting pembangunan daerah lima tahunan tersebut.

 

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru