Polwan Sakti Penumpas TPPO, Gubernur NTB Sebut Pujawati Layak Dapat Hoegeng Award 2025

Avatar

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memberikan dukungan penuh terhadap pengusulan AKBP Ni Made Pujawati sebagai penerima Hoegeng Award 2025 kategori Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan. Menurutnya, kiprah Polwan senior ini dalam perlindungan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sangat luar biasa dan layak diapresiasi secara nasional.

“Saya mengenal AKBP Ni Made Pujawati sejak lebih dari 10 tahun lalu, saat saya masih menjabat sebagai Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri,” ujar Lalu Iqbal, Senin (19/5).

Baca Juga :  KPU NTB ‘Ngabuburit Dokumen’ 2026: Semua Divisi Dikejar Ketertiban, Jangan Sampai Kocar-Kacir

Gubernur yang juga politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, dedikasi AKBP Pujawati dalam isu TPPO telah mendapat pengakuan sejak 2015. Saat itu, ia menerima Penghargaan Hassan Wirajuda Pelindungan WNI Award (HWPA), dan menjadi Polwan pertama yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.

“Beliau (AKBP Ni Made Pujawati) menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap perempuan dan anak korban TPPO, dan aktif dalam proses pemidanaan pelaku di berbagai negara, seperti Suriah, Turki, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Malaysia,” tegasnya.

Saat ini, AKBP Ni Made Pujawati menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda NTB. Di bawah komandonya, unit tersebut telah menangani 55 kasus TPPO dan mengamankan 94 tersangka.

Baca Juga :  Kasus Anggota DPRD NTB Efan Limantika ‘Berakhir Damai’, Restorative Justice Resmi Tutup Perkara

“Di bawah kepemimpinannya, unit tersebut telah menangani 55 kasus TPPO dan mengamankan 94 tersangka,” imbuhnya.

Lalu Iqbal yang juga suami dari Sinta Agathia menambahkan, peran Pujawati juga mendapat pengakuan dari berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) penggiat isu perempuan dan anak.

“Beliau adalah pahlawan bagi banyak korban TPPO. Seorang pejuang tanpa pamrih yang layak diapresiasi secara nasional,” tegasnya.

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru