Ibu Bakar Anak Kandung di Sumbawa, Siram Pertalite karena Tolak Cari Rumput

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Dirawat-MIL (26) menjalani perawatan medis akibat luka bakar serius di RSMA Sumbawa.

Korban Dirawat-MIL (26) menjalani perawatan medis akibat luka bakar serius di RSMA Sumbawa.

Sumbawa| SUMBAWAPOST.com- Warga Dusun Karya Mulya, Desa Plampang, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, digemparkan oleh kasus dugaan seorang ibu yang membakar anak kandungnya sendiri lantaran menolak mencari rumput untuk pakan ternak sapi.

Korban, seorang pria berinisial MIL (26), mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya setelah diduga dibakar oleh ibunya berinisial SA (48). Terduga pelaku nekat menyiramkan bahan bakar jenis Pertalite ke tubuh anaknya, lalu menyulutnya dengan korek api, Minggu (22/02/2026) siang.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang Iptu Joko Wilopo, membenarkan kejadian tragis tersebut. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA di Jalan Lintas Sumbawa-Bima KM 62.

Motif sementara diduga karena sang ibu emosi setelah terlibat cekcok mulut dengan korban.

Peristiwa bermula saat korban tengah tertidur di belakang rumah. Terduga pelaku kemudian membangunkan korban dan memerintahkannya mencari rumput untuk pakan sapi. Namun, permintaan tersebut ditolak korban.

Baca Juga :  Bus Karyawan PT AMNT Terguling di Sumbawa: 2 Tewas, Belasan Luka-Luka

“Karena merasa kesal perintahnya ditolak, terduga pelaku secara spontan mengambil botol berisi bensin (Pertalite) yang dijual di rumahnya, lalu mengguyur korban yang saat itu masih dalam posisi tertidur,” jelas Kapolsek Plampang.

Korban yang terkejut akibat guyuran bahan bakar terbangun dan berusaha membersihkan diri. Namun, secara tiba-tiba sang ibu melemparkan korek api ke arah korban hingga api seketika menyambar sekujur tubuhnya.

Korban yang histeris kesakitan berteriak meminta tolong. Adik kandungnya, IK (23), segera datang membantu dengan menyiramkan air untuk memadamkan api. Melihat kondisi anaknya terbakar hebat, terduga pelaku sempat histeris sebelum akhirnya jatuh pingsan di lokasi kejadian akibat syok.

Baca Juga :  Pemprov NTB Siap Sambut HUT NTB ke-66 dan HUT Korpri ke-53

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar sangat serius di sekujur tubuhnya. Personel Polsek Plampang yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Plampang.

Namun, karena kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSMA Sumbawa untuk mendapatkan penanganan medis spesialis. “Saat ini terduga pelaku masih dalam keadaan pingsan dan di bawah pengawasan petugas di Puskesmas. Kami juga terus berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut, meskipun hingga saat ini pihak keluarga belum membuat laporan resmi karena masih fokus pada penanganan medis korban,” tambah Iptu Joko Wilopo.

Polres Sumbawa mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru