Polres Dompu Angkut 3 Ton Beras untuk Gerakan Pangan Murah, Harga Cuma Rp58 Ribu per Karung

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Truk Dalmas Polres Dompu pagi itu tampak berbeda dari biasanya. Bukan mengangkut pasukan atau peralatan pengamanan, melainkan sarat muatan beras dari Gudang Bulog Desa Manggeasih, Kecamatan Dompu, Rabu (13/8/2025) pukul 10.00 WITA.

Dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Dompu AKP Makrus, S.Sos., bersama personel Satuan Binmas, mereka menjemput 3.000 kilogram (3 ton) beras untuk mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polri. Beras-beras ini dijadwalkan dibagikan ke masyarakat pada Kamis (14/8/2025) dengan harga terjangkau — hanya Rp58.000 per karung 5 kilogram.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2024, UIN Mataram  Meraih Pengakuan Label Kelas Dunia Internasional

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi warga.

“Kami ingin meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Dompu,” ujarnya.

Proses pengambilan beras berjalan aman dan tertib, rampung sekitar pukul 11.00 WITA. Program ini pun mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk instansi yang terlibat dalam rantai distribusi pangan.

Baca Juga :  Tim Penjinak Bom Brimob Polda NTB Disebar Amankan Imlek di Kota Mataram 

Polres Dompu memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk menjamin pasokan bahan pokok serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

 

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB