Pilgub NTB 2024: Zul-Uhel Siap Kirim 10 Ribu Anak NTB Belajar Dalam dan Luar Negeri

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 4 Agustus 2024 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Bakal Calon Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah tanggapi Permintaan anak-anak NTB yang jumlahnya ribuan yang dikirim ke luar negeri agar program Beasiswa luar Negeri bagi anak NTB dilanjutkan.

“Kami berjanji dengan Suhaili Fadli Thohir (Abah Uhel) Jika kami jadi Pimpinan, jika kami jadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2024-2029, bukan hanya seribu anak NTB yang akan kami kirim ke Luar Negeri, tapi 10 ribu,”kata Zulkieflimansyah di Acara Deklarasi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendeklarasikan pasangan Zul-Uhel untuk maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada Pilkada NTB 2024 mendatang di Kantor DPW PKS NTB di Jalan Lingkar Kota Mataram. Minggu 4 Juli 2024.

Lebih lanjut Bang Zul sampaikan, sekarang di Bumi itu karena faktor persoalan sederhana kita hidup, bukan karena kajian-kajian ilmiah, dan karena teriakan, tapi karena pertimbangan personal dan manusiawi.

“Oleh Karena itu jikalau nanti Allah memudahkan langkah kami untuk menjadi Pimpinan di NTB Program kita tidak muluk-muluk. Saya bisa mengatakan kepada Bapak ibu. Kita bicara Program yang muluk-muluk, tapi masih kesulitan bapak ibu soal kenaikan harga bahan pokok yang dibeli tiap hari. Kita masih bicara Program yang muluk-muluk, masih banyak anak-anak kita bahkan masyarakat kita masih sulit mencari pekerjaan,”terangnya.

Baca Juga :  Laut Bukan Milik Investor, Gubernur NTB Serukan Revolusi Konservasi di Pandanan

Bang Zul menyebut kalau Calon-calon yang lain baik-baik dan sahabat kita juga, masih punya rencana dan teori, keunggulan saya dan Abah Uhel, karena kami ini sudah tahu orang-orang yang akan kami ajak kerjasama.

“Kadang banyak teori-teori indah dan Program yang muluk hanya tinggal diatas kertas kalau tidak tahu siapa yang akan kita ajak kerjasama,”terang bang Zul.

Sementara, Bakal calon wakil gubernur (bacawagub) Nusa Tenggara Barat (NTB) Suhaili Fadil Thohir mengungkap selalu beruntung didukung PKS.

Pada tahun 2004 saat dia masih menjadi anggota DPRD NTB, PKS menjadi salah satu partai politik yang mengusulkan namanya untuk menjabat posisi Ketua DPRD NTB. Kemudian pada 2010 dan 2015, PKS juga mengusung dirinya di Pilbup Lombok Tengah.

“Selama dua periode, Suhaili terpilih menjadi bupati Lombok Tengah atas dukungan PKS,”katanya.

Kenangan manis dukungan PKS kepada dirinya ingin Suhaili ulangi di Pilgub NTB 2024.

“Terus terang, PKS itu kepanjangannya Partai Keberuntungan Suhaili. Karena ternyata, saat saya ikut kontestasi dan tak didukung PKS, ternyata gagal. Mudah-mudahan 2024 ini kemenangan untuk kita semua,” terangnya.

Ketua DPW PKS NTB, H. Yek Agil Al Haddar dalam sambutannya mengintruksikan seluruh keluarga besar PKS untuk bersama-sama berjuang demi kemenangan pasangan Zul-Uhel pada Pilkada 2024 mendatang.

Baca Juga :  Wagub NTB Sentil Tradisi Merarik Kodeq: ‘Adat Itu Penting, Tapi Kalau Rugikan Anak Harus Kita Evaluasi’

“Saya Instruksikan kepada seluruh keluarga besar PKS baik itu pengurus dari tingkat wilayah sampai ranting-ranting di tingkat desa, kepada seluruh saksi PKS pada pileg 2024 sekaligus akan menjadi saksi kita pada Pilkada 2024, juga kepada seluruh kader dan anggota legislatif PKS dari semua tingkatan untuk bersama-sama merapatkan barisan berjuang bersama demi kemenangan pasangan Zulkieflimansyah-Suhaili sebagai pemimpin NTB pada Pilkada 2024 mendatang,” serunya.

Yek Agil menegaskan bahwa mulai hari saat ini seluruh mesin politik PKS akan digerakkan untuk memenangkan pasangan Zulkieflimansyah-Suhaili pada Pilkada 2024 ini.

“Dimana dengan berbagai pengalamannya yang sudah teruji sebagai pemimpin, Zul-Uhel diyakini mampu membawa NTB semakin gemilang,”pungkasnya.

Sebanyak tiga pasangan calon dipastikan telah mengunci tiket maju di Pilgub NTB 2024. Pertama, Zulkieflimansyah-Suhaili yang mendapatkan dukungan PKS (8 kursi) Demokrat (6 kursi), dan NasDem (4 kursi). Kemudian Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri didukung Partai Gerindra (10 kursi), PAN (4 kursi), dan PPP (7 kursi). Terakhir Sitti Rohmi Djalillah-Musyafirin yang diusung PDIP (4 kursi), Perindo (3 kursi), dan PKB (6 kursi).

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru