Pendapatan Rp6,45 Triliun, Defisit Rp6,87 Miliar: RAPBD-P NTB 2025 Ibarat Lari Maraton Pakai Sandal Jepit

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Ada yang unik dalam Rapat Paripurna DPRD NTB 2025 yang digelar di Ruang Rinjani Kantor Gubernur NTB, Rabu (3/9/2025). Selain karena Wakil Rakyat ‘ngekos’ di kantor gubernur akibat gedung utama rusak pasca-demo sabtu (30/8/2025) kemarin. Rapat kali ini juga menyuguhkan angka-angka fantastis  Rancangan KUA-PPAS APBD Perubahan (APBD-P) 2025.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan dokumen Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2025, yang disebutnya sebagai cetak biru pembangunan daerah.

“Dokumen ini disusun dengan penuh kehati-hatian, hasil analisa mendalam terhadap kondisi aktual, tantangan global, serta peluang yang ada. Semuanya berpedoman pada RPJMD Provinsi NTB, dengan visi Bangkit Bersama Menuju NTB Provinsi Kepulauan yang Makmur dan Mendunia,” ujar Miq Iqbal dalam pidatonya.

Baca Juga :  Pansel Kecolongan, Meritokrasi Ternodai? Dewan Gerindra Desak Gubernur NTB Evaluasi Kepala DPMPTSP

Dalam paparannya, Gubernur Iqbal membeberkan gambaran pendapatan dan belanja daerah di APBD-P 2025 untuk Pendapatan Daerah dianggarkan Rp6,45 triliun-naik 2,01% dari APBD murni Rp6,33 triliun, PAD (Pendapatan Asli Daerah) naik 10,63% dari Rp2,51 triliun menjadi Rp2,77 triliun, Pendapatan Transfer turun 3,08% dari Rp3,60 triliun menjadi Rp3,49 triliun dan Lain-lain Pendapatan yang Sah anjlok 13,35% dari Rp210 miliar menjadi Rp182 miliar. Belanja Daerah dipatok Rp6,46 triliun- naik Rp232 miliar dari APBD murni 2025 atau tumbuh 3,59%.

Baca Juga :  BTT Rp500 Miliar Tak Menyentuh Korban Banjir Bima, Anggota DPRD NTB Aji Maman Pertanyakan Hati Nurani Gubernur

Defisit Anggaran Rp6,87 miliar.
Defisit ini terjadi karena ada Silpa Rp167 miliar, sementara pembayaran pokok utang mencapai Rp152 miliar plus penyertaan modal Rp8 miliar.

Meski angka pendapatan terlihat fantastis, Iqbal mengingatkan bahwa target tersebut tidak mudah. Pemerintah Provinsi NTB harus berlari kencang mengejar potensi pajak, mengoptimalkan pendapatan asli daerah, dan memanfaatkan peluang transfer pusat.

“Kita memproyeksikan pendapatan secara realistis, dan menyebarkan belanja secara proposional, efektif, dan efisien. Prioritasnya adalah program yang dampaknya langsung terasa oleh masyarakat, khususnya mereka yang berada di pelosok dan kelompok rentan,” tegasnya.

Berita Terkait

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:55 WIB

Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB