NTB Siap Jadi Pemasok Produk Pertanian ke Daerah Istimewa Yogyakarta

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram- Pemerintah Daerah (Pemda) Istimewa Yogyakarta mendatangi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kedatangan Pemda Istimewa Yogyakarta tidak hanya untuk belajar Soal Pengendalian Inflasi dari NTB, juga mengajak Pemerintah Provinsi NTB untuk berkolaborasi dan menjalin kerjasama.

Sekda DIY Drs. Beny Suharsono, M. Si mengapresiasi Provinsi NTB atas berbagai capaiannya, termasuk mendapatkan TPID Awards 2024.

“Kami tahu NTB lajunya sangat cepat progresnya mengarah ke progresif. Karena itu kami ingin belajar banyak dari NTB,” jelasnya. Saat menyampaikan sambutan Di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur Rabu 31 Juli 2024.

Tak hanya itu, Sekda DIY juga mengungkapkan kedatangan Tim TPID DIY tak hanya untuk meningkatkan kapasitas timnya, tetapi juga untuk menjalin kerjasama yang mungkin untuk dilakukan dengan Pemprov NTB kedepannya.

Baca Juga :  Dialog Publik 'Meritokrasi Ala Iqbal-Dinda': Solusi Birokrasi atau Gimik Politik? Ini Kata Mahasiswa

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyambut baik kedatangan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka Capacity Building di Provinsi NTB.

“Selamat datang di Nusa Tenggara Barat,” kata Sekda NTB dihadapan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs. Beny Suharsono, M. Si, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY Ibrahim beserta 28 pejabat yang tergabung dalam rombongan Tim TPID DIY.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di NTB, Penyebrangan ‘Pelabuhan Kayangan-Pototano Ditutup Sementara’ Sampai Waktu Belum Ditentukan

Dalam kesempatan tersebut, Miq Gite sapaannya, menjelaskan, siap berdiskusi dan berbagi berbagai langkah dan strategi yang telah dilakukan selama ini untuk mengendalikan inflasi di Provinsi NTB.

“Selain itu, selama ini Pemprov NTB memastikan berbagai kebutuhan masyarakat terpenuhi terlebih dahulu, setelah itu Pemprov NTB menjadi pemasok berbagai produk-produk pertanian yang dibutuhkan daerah lain,”ungkap Miq Gite

Karena itu, Pemprov NTB siap menyediakan produk yang dibutuhkan oleh Daerah Istimewa Yogyakarta jika diminta.

“Hal tersebut guna mempererat hubungan dan kerjasama timbal balik yang baik antara kedua daerah,”katanya.

Berita Terkait

NTB Pecah Rekor Nasional, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki Tim Keamanan Siber
ITDC Kelola 1.545 Hektare Kawasan Pariwisata Strategis Nasional, Mandalika Jadi yang Terluas
ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Perkuat Mandalika dan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia
Investasi Hijau Jepang Didorong Perkuat 8.000 Hektare Mangrove Sumbawa
Bupati Jarot Sambut Investasi Hijau Jepang, Dorong Sumbawa Jadi Pusat Ekonomi Karbon NTB
Bupati Jarot Lepas Kontingen PWI Sumbawa, 29 Atlet Wartawan Siap Berburu Medali di Porwada NTB 2026
BSSN Ungkap 5,5 Miliar Serangan Siber, UNRAM dan Wagub NTB Perkuat Pertahanan Data Digital
HMI Cabang Dompu Tantang Kapolda NTB Bongkar Dugaan Aset Mewah Oknum Resnarkoba Dompu, Minta Tim Khusus Turun Tangan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pecah Rekor Nasional, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki Tim Keamanan Siber

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:18 WIB

ITDC Kelola 1.545 Hektare Kawasan Pariwisata Strategis Nasional, Mandalika Jadi yang Terluas

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:15 WIB

ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Perkuat Mandalika dan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:45 WIB

Investasi Hijau Jepang Didorong Perkuat 8.000 Hektare Mangrove Sumbawa

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:11 WIB

Bupati Jarot Sambut Investasi Hijau Jepang, Dorong Sumbawa Jadi Pusat Ekonomi Karbon NTB

Berita Terbaru